Thursday, 15 November 2018

Jepang Berniat Kelola Sampah di Wilayah Bekasi

Rabu, 12 Februari 2014 — 0:32 WIB
ilusjepang

BEKASI (Pos Kota) –Jepang berminat untuk mengelola sampah-sampah di Kota dan Kabupaten Bekasi. Negara Matahari terbit itu tengah menjajaki investasinya di bidang pengolahan sampah.

Utusan perwakilan dari Jepang telah datang dan bertemu dengan jajaran Pemerintah Kota Bekasi, yang difasilitasi manajemen Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Chief of Global Warming dari Environmental Conservation Section Nagasaki Municipal Office, Masafumi Yoshida, menjelaskan bahwa pihaknya sedang melihat peluang investasi penyehatan lingkungan di Indonesia. “Bisa dimulai di Kota atau Kabupaten Bekasi,” kata Masafumi, Selasa (11/2).

Setelah melihat sistem pengolahan sampah di Bekasi, di TPST Bantargebang milik Pemerintah DKI dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu milik Kota Bekasi, Masafumi menjelaskan, penyehatan lingkungan tidak bisa dilakukan dengan hukum atau peraturan. Tetapi harus dengan mengubah pola pikir masyarakat.

“Masyarakat harus disadarkan bahwa sampah bisa menjadi uang dengan pengelolaan yang baik,” katanya. Karena itu dia berjanji akan membantu Pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi. “Prinsipnya apa yang bisa kami bantu akan kami lakukan.”

LEBIH SULIT

Prof. Dr. Takashi Hayase dari Nagasaki University mengakui mengatasi masalah sampah di Bekasi lebih sulit ketimbang di wilayah Nagasaki. Sebab pertumbuhan penduduk yang sangat cepat akibat urbanisasi bukan karena jumlah anak. “Pertambahan jumlah penduduk di Jakarta sebanding dengan jumlah penduduk Kota Nagasaki, dan sampah akah menjadi persoalan utama.”

Kalau Jepang sukses mengatasi masalah sampah, menurutnya pengelolaan sampah telah mereka lakukan sejak 50 tahun lalu. “Ketika itu masyarakat Jepang bersatu mengatasi masalah pencemaran,” katanya.

Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Bekasi Dadang Hidayat berharap investasi Jepang ini benar-benar memberi pencerahan. Apalagi saat ini pemerintah daerah kesulitas mengatasi masalah sampah. (Saban/us)

  • Idhu Geni

    yah..gak papalaaahhh…utk 50 taon kedepan, paling juga saya dah mati aja kok baru kalian sadar betapa mengerikannya pencemaran air dan udara akibat sampah ini….