Tuesday, 23 May 2017

Sekeluarga Disekap

Rumah Pejabat Bank Disatroni Perampok

Rabu, 12 Februari 2014 — 15:19 WIB

DEPOK (Pos Kota) – Kawanan garong bersenjata api dan golok satroni kediaman pejabat bank swasta di Komplek DDN Kav. 44, Kel. Harjamukti, Kec. Cimanggis, Depok, Rabu (12/2) pagi. Mereka menyekap sopir, pembantu dan anak pejabat bank tersebut. Setelah itu, kawanan penjahat ini menggasak harta benda berupa perhiasan emas senilai puluhan juta rupiah dan dokumen penting.

Peristiwa diketahui sekitar pukul 06:30, saat Markijo, sopir sedang menghidupkan mesin mobil untuk mengatarkan anak majikannya ke sekolah. Tiba-tiba enam orang memakai tutup kepala langsung menyergap dirinya sambil menodongkan senjata api dan senjata tajam. “Semua pelaku mengenakan penutup kepala, sehingga sulit untuk dikenali,”ujar Marjito.

Dikatakan Markijo, dirinya tidak dapat berbuat banyak untuk bisa membela diri. Lantaran jumlah pelaku yang banyak,dan satu di antaranya melilitkan clurit di lehernya.”Tidak sampai 30 menit pelaku langsung menyekap dua anak Pak Andang. Pembantu bernama Nisa juga diikat kaki dan tangan pakai tali rapia. Kami diancam akan dibunuh jika teriak atau melawan,” tukasnya.

Tidak berdaya akibat ancaman pelaku, Markijo disuruh telungkup ke lantai dan kedua tangannya diikat ke belakang pakai tali rapia dan tali sepatu hingga membuatnya terluka akibat terlalu keras ikatannya. Setelah itu pelaku meminta untuk menunjukkan kamar utama. “Mereka kemudian mengacak-acak kamar utama dan membobol brankas dengan linggis,” ungkap Markijo.

Setelah puas mendapatkan hasil kejahatannya berupa perhiasan emas, uang dan dokumen penting dalam brankas mereka kabur pakai mobil minibus.

Mengetahui pelaku sudah kabur, Markijo teriak minta tolong hingga membuat warga gempar. Pemilik rumah, Andang yang sudah berangkat kerja terlebih dahulu segera dihubungi dan melaporkan kasus yang menimpa keluarganya ke Polsek Cimanggis. Menurut Markijo, ciri-ciri pelaku kulit hitam dan berkumis.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Bambang Irianto mengatakan, anggotanya dibantu tim K9 menurunkan anjing pelacak di lokasi kejadian.”Tidak ada kerusakan di sekitar rumah, maupun sudut-sudut. Pelaku masuk langsung dari depan. Sehingga menyulitkan kita untuk menyelidiki,”tandasnya. (angga/yo)