Chaterine Wilson Gagal Diperiksa KPK

13 Artis Tersangkut Kasus Wawan

Jumat, 14 Februari 2014
Catherine-Wilson

JAKARTA (Pos Kota) – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi Sapto Prabowo menerangkan, pemeriksaan terhadap artis Jennifer Dunn dilakukan penyidik untuk mengklarifikasi mobil Toyota Vellfire milik Jennifer yang disita KPK terkait kasus dugaan TPPU dengan tersangka Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.

“Penyidik menemukan aset yang dialirkan kepada siapapun dari saksi atau penelusuran dari berbagai sumber, maka dipanggil yang bersangkutan untuk mengklarifikasi motif pemberian mobil,” kata Johan, Jumat (14/2) sore.

Selain terhadap Jennifer, Jumat (14/2), KPK juga memanggil bintang film Chaterine Wilson untuk diperiksa sebagai saksi. Namun, hingga sore, aktris biasa disapa Keket itu tidak terlihat hadir memenuhi panggilan.

Johan menjelaskan, ketidakhadiran Keket lantaran model cantik itu mengaku tidak menerima surat panggilan yang sudah dilayangkan KPK beberapa hari lalu karena alamatnya sudah berganti. “Alamatnya berubah sehingga tidak sampai. Yang bersangkutan akan dijadwal ulang pekan depan,” kata Johan.

Namun, Johan belum dapat menjelaskan kaitan Keket dengan Wawan. Ia hanya berujar, alasan Keket dipanggil sebagai saksi karena diduga mengetahui, mendengar atau memiliki informasi terkait kasus dugaan TPPU Wawan yang sedang disidik KPK.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Pos Kota, Wawan juga royal terhadap sejumlah artis. Sedikitnya ada 13 artis yang disebut-sebut pernah menerima uang maupun barang mewah dari Wawan. Mereka yakni, Jennifer Dunn, Chaterine Wilson, Aura Kasih, Cynthiara Alona, Pevita Eillen Pearce, Syahrini, Tamara Bleszynski, Rebecca, Iis Dahlia, Marshanda, Irwansyah, Raffi Ahmad dan Andara Early. (yulian)

Terbaru
Terpopuler

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.