Monday, 19 November 2018

Hindari Abu Gunung Kelud, 72 Stupa Borobudur Ditutup Plastik

Jumat, 14 Februari 2014 — 21:26 WIB
Soldiers and volunteers cover the stupas of Borobudur Buddhist temple with plastic sheets to prevent ash from Mount Kelud from damaging them, at Mungkid village in Magelang

MAGELANG – Pengelola Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, nampaknya telah mengantisipasi letusan gunung Kelud.

Kelud-Borobudur01-339

Relawan dan TNI menutup stupa candi Borobudur dengan plastik teurpalin untuk menghindarkan dari abu vulkanik gunung Kelud di Jawa Timur.

Ketika hujan abu makin deras, Jumat (14/2) candi terbesar di dunia ini ditutup. Stupa stupa besarnya kemudian ditutup plastik terpal (tarpaulin)  supaya terlindung dari hujan abu akibat gunung di Jawa Timur itu.

Kepala Balai Konservasi Borobudur Marsis Sutopo mengatakan, sekitar pukul 05.00 WIB petugas mensterilkan kawasan candi dari wisatawan yang menyaksikan matahari terbit lalu memasang penutup ke stupa.

Soldiers and volunteers cover the stupas of Borobudur Buddhist temple with plastic sheets to prevent ash from Mount Kelud from damaging them, at Mungkid village in Magelang

Pengelola Candi Borobudur menutup kunjungan wisata dan anggota TNI menutup stupa dengan plastik terpaulin – Reuters

Kepada kantor berita Antara,  Marsis Sutopo menyatakan, ada 72 stupa kecil dan satu stupa induk yang ditutup plastik .

Terpaulin, lanjut dia, juga dipasang untuk menutupi lantai candi, dari tingkat tujuh hingga 10.

“Pemasangan cover setiap stupa kecil membutuhkan waktu sekitar lima hingga 10 menit. Namun karena banyak petugas yang memasang sehingga cepat selesai,” katanya.

Penutupan sebagian stupa candi, menurut dia, dilakukan karena saat ini kawasan candi sudah tertutup abu dan pengelola candi tidak tahu kapan hujan abu akibat letusan Gunung Kelud akan berhenti.

Ia menuturkan, kalau melihat ketebalan tutupan abu yang sekitar tiga hingga lima milimeter, berdasarkan pengalaman perlu waktu sekitar tujuh hingga 10 hari untuk membersihkannya.

“Kami belum tahu kapan proses pembersihan bisa dilakukan, karena harus memastikan tidak ada hujan abu lagi,” katanya.

Ia mengatakan, mulai hari ini Candi Borobudur sementara ditutup untuk umum dan akan dibuka lagi setelah debu-debu dibersihkan.

Pembersihan candi dari abu, ia melanjutkan, rencananya dilakukan dengan melibatkan masyarakat dan relawan. – dms/d