Saturday, 17 November 2018

Media Besar Dunia Beritakan Letusan Gunung Kelud

Jumat, 14 Februari 2014 — 21:00 WIB
Ash raises from Mount Kelud's eruption, as seen from Sugih Waras village

SYDNEY – Media besar di Asia, Eropa dan Australia memberitakan letusan gunung kelut. Yang paling banyhak diberitakan adalahnya tewasnya tiga korban, dan pesawat yang di-grounded, landasan ditutup. Tak bisa terbang.

Kelud-SCMP-330

Berita letusan gunung Kelud dalam pemberitaan situs portal media Sout China Morning Post – Hong Kong.

Herald Sun, koran terbesar di Australia menyebut Kelud dengan “letusan gunung berapi spektakuler di Indonesia”.

Diberitakannya, letusan gunung  telah menewaskan tiga orang dan memaksa evakuasi massal , mengganggu penerbangan jarak jauh dan menutup bandara internasional .

Kelud-Mailonline-475

Portal Inggris Daily Mail online, memberitakan di halaman utama

Gunung Kelud, dianggap sebagai salah satu gunung berapi paling berbahaya di pulau utama Jawa, memuntahkan abu merah – panas dan batuan tinggi ke langit pada Kamis malam hanya beberapa jam setelah status siaga dinaikkan.

Mengutip sumber kantor media asing, Herald Sun memberitakan, sekitar 200.000 orang diperintahkan untuk mengungsi, meskipun beberapa keluarga mengabaikan perintah dan lain-lain telah kembali ke rumah, dengan hanya lebih dari 75.000 sekarang di tempat penampungan sementara.

The Australian, media benua kanguru yang juga berpengaruh menulis, Abu dari letusan gunung Kelud berdampak pada penerbangan maskapai Virgin, Qantas, Jetstar.

Diberitakan, semua penerbangan Virgin ke Bali, Phuket, Pulau Christmas dan Pulau Cocos telah dibatalkan dan beberapa berbalik ke Australia karena abu vulkanik dari letusan Gunung Kelud .

Sepuluh penerbangan, termasuk layanan dari Sydney, Brisbane dan Perth, yang didasarkan atau dipaksa untuk berbalik di udara hari ini sebagai tiga bandara di Indonesia ditutup.

RIBUAN BOM

Di London, Dailymail online memberitakan,  letusan gunung berapi di pulau terpadat di Indonesia, Jumat (14/2)  menerbangkan abu dan material vulkanik setinggi 18 kilometer  ke udara,  menewaskan tiga orang, dan memaksa pihak berwenang untuk mengevakuasi lebih dari 100 ribu warganya .

Mengutip keterangan badan penanggulangan bencana di Indonesia, Dailymail menyatakan, letusan gunung Kelud terdengar hingga 200 kilometer (125 mil), .

“Letusan terdengar seperti ribuan bom meledak,” Ratno Pramono, seorang petani 35 tahun, mengatakan setelah kembali dari sebuah pusat evakuasi untuk memeriksa miliknya di Desa Sugihwaras, sekitar lima kilometer (tiga mil) dari kawah .

“Saya pikir kiamat itu datang kepada kita. Perempuan dan anak-anak berteriak dan menangis,” kata warga yang dikutip kantor berita AP dan diberitakan oleh Dailymail. (dms/d)