Tuesday, 25 September 2018

Pendaftaran Mulai 17 Februari

10 SMA Dilarang Ikut Seleksi SNMPTN

Sabtu, 15 Februari 2014 — 17:35 WIB
gapapa

JAKARTA (Pos Kota)- Panitia seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) terpaksa mem-blacklist (masuk daftar hitam) 10 SMA untuk tidak ikut SNMPTN tahun ini. Keputusan tersebut diambil setelah sekolah tersebut tidak melakukan klarifikasi terhadap dugaan kecurangan yang dilakukan pada SNMPT 2013 lalu.

“Sebelumnya panitia memblacklist 74 sekolah. Tetapi sampai batas waktu yang kami tentukan hanya 10 sekolah yang tidak melakukan klarifikasi,” kata Ketua Panitia SNMPTN Ganjar Kurnia, Sabtu (15/2 )

Menurutnya tindakan blacklist selalu dilakukan panitia SNMPTN terhadap sekolah yang melakukan kecurangan waktu mengisi data siswa. Terutama terkait dengan prestasi (nilai) siswa berupa raport. Banyak sekolah yang mengisi data nilai siswa ternyata berbeda dengan nilai rapor yang ada.

Mengenai data sekolah, diakui Ganjar, sampai saat ini sebanyak 4.778 sekolah belum mengisi data prestasi siswa di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Sedang sekolah yang telah mengisi PDSS mencapai 11.836, dimana 1.982 sekolah diantaranya adalah sekolah baru.

“Bagi sekolah yang belum mengisi PDSS, kami masih buka kesempatan sampai 6 Maret,” lanjutnya.
PDSS itu sendiri wajib dilakukan setiap sekolah yang ingin menyertakan siswanya pada SNMPTN.

Adapun pendaftaran SNMPTN mulai dibuka 17 Februari hingga 31 Maret. Siswa yang berhak mendaftar adalah siswa yang berasal dari sekolah yang sudah mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan telah mengisi data prestasi siswa di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

“Kepala sekolah harus memasukkan nilai rapor semester satu hingga lima. Persyaratan siswa yang berhak melamar adalah siswa SMA/SMK/MA/MAK jelas terakhir yang mengikuti UN pada 2013,” pungkas Ganjar.

Panitia seleksi akan mengumumkan hasilnya pada 27 Mei 2014. (Inung)