Sunday, 22 October 2017

Venezuela Usir Wartawan CNN

Sabtu, 22 Februari 2014 — 18:36 WIB
maduro_reporter-n

CARACAS – Venezuela mencabut izin liputan wartawan stasiun televisi CNN yang ditugaskan di ibukota Caracas, Osmary Hernandez, demikian stasiun televisi itu menyatakan.

Dua pewarta CNN lainnya yang dikirim ke sana untuk meliput jalannya krisis politik setempat juga dibatalkan izin kerjanya.

Presiden Nicolas Maduro telah menyatakan akan mengusir CNN kecuali kalau televisi itu mau “meralat” pemberitaannya tentang sejumlah aksi protes kelompok oposisi baru-baru ini.

Delapan orang tewas dalam serangkaian aksi demonstrasi yang mulai bulan ini, demikian pernyataan resmi pemerintah.

Pimpinan kubu oposisi Leopoldo Lopez, ditahan Selasa (18/02) saat sedang menggelar aksi protes di Caracas.

Menurut pemerintah Lopez menghasut massa sehingga terjadi rusuh dan merencanakan kudeta sayap kanan.

Presiden Maduro yang menyenggarakan konferensi pers Jumat (21/02) mengundang Presiden Obama untuk berunding. Demikian BBC melaporkan.

“Terima tantangan ini dan kita mulai dialog tingkat tinggi dan meletakkan kejujuran di meja,” serunya.

Menurut Maduro sektor konservatif di AS, termasuk media massanya, mendukung plot pelengseran dirinya.

Presiden Maduro menuding AS dan kelompok bisnis kapitalis berada dibalik kubu oposisi.

Sebelumnya, Venezuela juga mengusir tiga diplomat AS hari Minggu (16/02) setelah mereka dituding bertemu dengan kelompok yang disangka melakukan aksi kekerasan dari kubu oposisi.

Presiden Nicolas Maduro mengatakan ia memiliki bukti bahwa trio diplomat ini ikut berperan dalam sabotase listrik pada bulan September dan telah menyuap sebuah perusahaan Venezuela untuk mengurangi produksi.

Para diplomat yang diusir ini disebut bernama Kelly Keiderling -diplomat AS paling senior di Karakas- Elizabeth Hunderland dan David Mutt. – dms