Tuesday, 25 September 2018

Ketersediaan Obat di RSUD Tangerang Jadi Kendala Pelayanan

Selasa, 25 Februari 2014 — 0:27 WIB
dadaobat

TANGERANG (Pos Kota) -Meski sudah seminggu lebih RSUD Kota Tangerang melayani warga yang akan berobat, tapi hingga Senin (24/2) belum bisa melayani rawat inap. Salah satu kendalanya karena ketersediaan obat masih jadi masalah.

Untuk mengatasi masalah ini dilakukan terobosan dengan cara menggandeng Bank Jabar Banten dalam hal pembayarannya kepada pihak farmasi sehingga masalah obat bisa cepat teratasi.

“Proses lelang obat-obatan sempat gagal pada tahun 2013, sehingga kembali harus diulang pada awal 2014. Porsesnya juga perlu waktu setidaknya harus menunggu tiga bulan,” kata Dirut RSUD Kota Tangerang dr Ati Pramudji, Senin (24/2). “Karena kalau menunggu lebih lama lagi di sisi lain layanan rawat inap sudah dibutuhkan masyarakat maka kita kerjasama dengan Bank Jabar.”

DIBENTUK BLU

Dengan cara itu RSUD bisa meminjam obat dari perusahaan swasta. Tapi harus dibentuk dulu Layanan Umum (BLU) agar kewenangan yang fleksibel. “Ketentuannya, RSUD yang sudah jadi BLU bisa meminjam uang kepada swasta, tapi kita meminjam dalam bentuk obat,” katanya. “Kita sudah bekerja sama dengan Bank Jabar untuk mencarikan perusahaan yang bisa meminjamkan obat tanpa jaminan.”

Dijelaskan Ati, kebutuhan obat untuk RSUD Kota Tangerang selama satu tahun sekitar Rp50 miliar. Namun, dia hanya meminjam obat sampai proses lelang selesai. “Kita pinjam obat hanya beberapa bulan. Sisanya akan diteruskan dari hasil lelang,” paparnya.(djamal)