Sunday, 22 September 2019

Setelah 69 Tahun Merdeka, RI Punya UU Insinyur

Selasa, 25 Februari 2014 — 18:51 WIB
Gedung DPR/MPR. (ist)

Gedung DPR/MPR. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Setelah 69 tahun merdeka, Indonesia segera memiliki UU Keinsinyuran. Ini penting karena dengan UU Insinyur, para insinyur kita akan terlindungi, dan meningkatkan jumlah insinyur kita, serta  meningkatkan kualitas mereka.

“Dengan mempunyai UU Insinyur, ini menjadi penting mengingat banyaknya insinyur Indonesia yang lari ke luar negeri karena kurang mendapatkan apresiasi di sini. Selain itu, banyak insinyur asing yang menguasai level menengah di banyak perusahaan negara dan swasta,” kata Ketua Pansus RUU Keinsinyuran DPR RI Rully Chairul Azwar, di DPR, Selasa (25/2).

Menurut dia, dengan adanya UU Insinyur, maka akan meningkatkan kompetensi insinyur kita, karena Indonesia juga harus bersaing dengan negara-negara lain dalam menghadapi persaingan global. “Saat ini kualitas insinyur kita menurun. Nantinya dengan peningkatan kualitas tenaga insinyur kita, akan mampu meningkatkan meningkatkan nilai tambah bagi inovasi produk dan siap ekspor,” tambahnya.

UU Insinyur nantinya akan menjadi acuan untuk uji kompetensi seorang sarjana teknik untuk menjadi insinyur. Bagi mereka yang sudah mendapat uji kompetensi dan dinyatakan lulus, akan mendapat pengakuan dari Dewan Insinyur. “Mereka yang sudah diakui akan mendapat penghargaan profesi yang tinggi, sehingga punya daya tawar naik pula terkait gaji dan lainnya,” ujar Rully.

Sementara itu kata Hermanto, UU Keinsinyuran ini harus memperhatikan kesehatan, keselamatan, dan kualitas lingkungan, dengan kosnsisten mendukung program pembangunan nasional, yang mempunyai nilai tambah melalui penguasaan teknologi canggih. “Jadi, UU keinsinyuran ini tak saja mengatur tanggung jawab teknik, melainkan juga tanggung jawab sosial dan lingkungan,” tuturnya.

Dengan demikian menurut Hermanto, maka insinyur mempunyai jenjang karir yang jelas dengan kualifikasi tertentu, dan ada profesionalisme berkelanjutan. Dan, dalam konteks global, insyinur Indonesia siap menghadapi Asean Community, yang akan berlangsung mulai tahun 2015 mendatang. (winoto/yo)