Thursday, 19 September 2019

Pelajar Kritis Dikeroyok Siswa Lain

Rabu, 26 Februari 2014 — 22:51 WIB
jarkriris

DEPOK (Pos Kota) – Aksi tawuran pelajar kembali terjadi di Depok kali ini di wilayah Sukmajaya. Penyerangan terhadap satu sekolah SMA swasta di Sukmajaya, mengakibatkan seorang pelajar terluka serius dirawat di rumah sakit.

Tubuh kurus Erlangga Dwi Putra,15, terbaring lemas di ruang UGD Rumah Sakit Sentra Medika, Jalan Raya Bogor, Cimanggis, Kota Depok, akibat dikeroyok sejumlah pelajar SMA yang menyerangnya dalam kendaraan umum bus.

Pelajar kelas 1 SMK swasta di Sukmajaya ini, menjadi korban dari puluhan pelajar di gang Yukawi, Kelurahan Sukamaju, Sukmajaya, Rabu (26/2) sekitar pukul 17:00.

“Saat kejadian korban sedang menunggu bus bersama teman-temannya untuk perjalanan pulang ke rumah. Langsung diserang oleh kelompok pelajar lain. Korban yang terkepung menjadi sasaran pengeroyokan pelajar lain. Sedangkan rekan korban berlari berhamburan,”ujar Kapolsek Sukmajaya, Kompol Agus Widodo, SH, kepada Pos Kota.

Erlangga menjadi bulan-bulanan dikeroyok hingga luka lebam di sekitar tubuh. Sedangkan kepala korban terluka parah akibat dihantam balok kayu.”Korban sekarang masih belum sadarkan diri terbaring di ruang UGD dengan mengandalkan selang oksigen. Sehingga belum dapat diminta keterangan,”katanya.

Kapolsek menegaskan, pihak masih memintai keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.
“Pihak keluarga korban hingga saat kini belum membuat laporan. Oleh karena itu polisi akan membuat laporan model A sama dengan laporan didasari temuan polisi di TKP,”tegasnya. “Kami berupaya melacak kelompok yang menyerangnya.”

Fikri,15, rekan korban yang berhasil lari saat kejadian mengatakan Erlangga tidak melawan saat dirinya diserang dengan memakai balok kayu. “Penyerangan sekitar 10 menit, setelah itu pelajar yang jumlahnya sekitar lima orang langsung naik bus dan menelantarkan korban di lokasi. Tubuh korban yang sudah berlumuran darah dan tidak sadarkan diri dibantu warga dan rekan sekolah dilarikan ke Rumah Sakit,”paparnya. (Angga)

Teks: Tubuh korban pelajar belum sadarkan diri terbaring di Rumah Sakit du ruang UGD. (Angga)