Saturday, 23 September 2017

Gunakan Narkoba, Pahala Diberhentikan Sebagai Hakim

Kamis, 27 Februari 2014 — 19:00 WIB
pahalacat

JAKARTA (Pos Kota) – Majelis Kehormatan Hakim (MKH) menjatuhkan sanksi dengan memberhentikan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bengkulu Pahala Sethya Lumbanbatu karena menggunakan narkotika. Namun, dia masih beruntung, karena masih diberi hak pensiun.

“Menjatuhkan sanksi kepada hakim terlapor, berupa pemberhentian tetap, tapi tetap diberi hak pensiun,” kata Ketua MKH Abbas Said dalam sidang MKH di gedung Mahkamah Agung (MA), Kamis (27/2).

Putusan MKH diambil secara bulat, sebab ia terbukti mengonsumsi narkotika dan sekaligus menolak pembelaannya bahwa obat itu dikonsumsi atas izin dokter. Tindakan itu dianggap melanggar peraturan bersama MA dan Komisi Yudisial (KY) tentang kode etik dan pedoman perilaku hakim, pasal 7 ayat 2 huruf b terkait hakim wajib menghindari perbuatan tercela dan pasal 11 ayat 3 huruf a tentang kode etik dan pedoman perilaku hakim.

Jenis narkotika yang dikonsumsi adalah, opizolam (opium) dan termasuk narkotika golongan satu. Obat itu dikonsumsi ketika bertugas di PTUN Pekanbaru, Riau. Pahala mengaku obat itu dikonsumsi atas izin dokter. Saat itu, dia mengalami emosi tidak stabil.

DIAM MEMBISU

Pahala tertunduk lesu saat mengetahui MKH menolak pembelaannya dan tetap menjatuhkan sanksi pemecatan. Isterinya juga tak kuasa menahan tangis melihat suaminya, yang sudah bertugas 11 tahun harus menerima kenyataan pahit.

Ditemani anak-anaknya yang masih kecil, Pahala ditemani isteri lalu mneninggalkan gedung MA dengan wajah lesu. (ahi)

Foto ilustrasi