Friday, 20 September 2019

Dampak Merokok Pasif bagi Anak

Rabu, 5 Maret 2014 — 16:09 WIB
Smoker and Children

MEROKOK secara pasif dapat menyebabkan kerusakaan permanen bagi pembuluh darah anak, kata sejumlah ilmuwan.

Merokok pasif adalah mereka yang tidak merokok tapi menghisap asap rokok, menerima paparan asap rokok,  karena berdekatan dengan perokok.

Kerusakan – yang berupa penebalan dinding pembuluh darah – akan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke di kemudian hari, demikian laporan yang dirilis pada European Heart Journal.

Studi yang melibatkan lebih dari 2.000 anak-anak berusia tiga sampai 18 tahun, menunjukan kerusakan terjadi jika kedua orang tua merokok.

Para ahli mengatakan tidak ada tingkat “yang aman” dari paparan perokok pasif.

Riset yang dilakukan di Finlandia dan Australia ini ingin mengungkap bagaimana efek fisik yang timbul jika anak tumbuh di rumah penuh asap rokok.

Pemindaian ultrasound menunjukkan terjadi perubahan dinding pembuluh darah utama yang terbentang dari leher ke kepala dari anak-anak yang dua orang tuanya merokok.

Penulis riset Dr Seana Gall dari University of Tasmania, yang dikutip BBC,  mengatakan: “Studi kami menunjukkan bahwa paparan asap rokok pasif pada anak menyebabkan kerusakan langsung dan permanen pada struktur arteri.”

“Orang tua, atau bahkan orang yang berpikir ingin menjadi orang tua, harus berhenti merokok. Hal ini tidak hanya akan memulihkan kesehatan mereka sendiri tetapi juga melindungi kesehatan anak-anak mereka ke masa depan.”
bbc/d