Saturday, 24 August 2019

Pengguna Narkoba di PNS Pemkot Jaktim Meningkat

Minggu, 9 Maret 2014 — 19:51 WIB
bupemot

DUREN SAWIT (Pos Kota) – Pengguna narkoba dari kalangan PNS Kota Jakarta Timur kian memprihatinkan. Jumlahnya terus meningkat setiap tahunnya, bahkan peredaran narkoba mulai membidik PNS di tingkat kelurahan.

Terkait hal tersebut, pemerintah kota Jakarta Timur terus melakukan pencegahan. Dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Timur, upaya memerangi narkoba pun dilakukan. “Tahap pertama kami lakukan sosialisasi di kawasan Duren Sawit, selanjutnya wilayah lain akan menyusul,” kata Walikota Jakarta Timur, HR Krisdianto, kemarin.

Menurutnya, saat ini masalah narkoba semakin sulit diberantas. Berdasarkan catatan tahun 2013, kasus penyalahgunaan narkoba di Jakarta Timur mencapai 368 kasus. “Kalau dihitung dengan jumlah kelurahan di Jakarta Tiimur sebanyak 65 kelurahan berarti rata-rata 5 orang di tiap kelurahan menjadi korban penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.

Krisdianto juga mengingatkan bahwa pemerintah tidak akan berhasil memberantas penyalahgunaan narkoba di Indonesia tanpa peran serta masyarakat. Karena narkoba itu pula, generasi muda dihancurkan oleh pengedar dan bandar narkoba. “Karena itu untuk mengantisipasi maraknya peredaran narkoba di Jakarta Timur dalam waktu dekat kita akan dirikan posko pengaduan di kantor Walikota bekerjasama dengan BNNK,”ujar Walikota.

Sementara itu, Kepala BNNK Jakarta Timur AKBP Supardi SH, menyambut baik prakarsa Walikota Jakarta Timur untuk membangun posko pengaduan. Pasalnya perkembangan jenis narkoba juga semakin pesat. “Saat ini terdapat 21 narkoba jenis baru yang berhasil diidentifikasi Laboratorium BNN,” ujarnya.

Dari situlah, upaya untuk Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), dapat segera terwujud. “Mudah-mudahan dengan pencegahan yang dilakukan hingga ke tingkat kelurahan dapat mempersempit ruang gerak para pengedar narkoba,” harapnya. (Ifand)