Tuesday, 13 November 2018

Dalam Suatu Reuni

Kamis, 13 Maret 2014 — 8:44 WIB
SS-Soes13M-n

“HALO Bung Agus, hebat ya, jadi Bos sekarang?”

“Ente juga hebat, Ane dengar  menduduki salah satu jabatan di kepolisian?”

“He, Uda Iwan? Kerja apa sekarang. Masih jadi pengusaha?” tegur yang lain.

“Ya, pengusaha di kaki-5, masih dagang kaos kaki, kaos oblong. Kayak dululah!” jawab Uda Iwan yang memang berasal dari Padang.

SS-Soes13M-475

“Saya mengikuti jejak Oemar Bakri.” Kata seorang lelaki, berambut putih, berkumis putih pula.

“Guru ya. Kok bisa? Dulu kan Ente paling ngelawan sama guru? Apa nggak kena hukum karma?” yang ditanya hanya terkekeh.

“Nah, ini di si Jecky. Apa masih jadi preman?”

Bung Jecky juga tertawa. Hemm, dia ternyata anggota DPR. ”Syukur  deh, tapi nggak ikutan korupsi kan?” Sekali lagi lelaki itu tertawa dan memeluk sohibnya yang waktu SMA jadi temen bolos dan malak adik kelasnya itu.

Sapa menyapa dan  kangen-kangenan itu terjadi dalam satu reuni, anak-anak SMA angkatan  25 tahun yang silam. Cukup lama memang, mereka baru pada bertemu karena kesibukan masing-masing. Itu juga bukan dalam reuni yang dibuat sengaja oleh panitia.

Tapi, kebetulan satu dari rekan mereka mengadakan pesta pernikahan anaknya, di satu kompleks perumahan klas menengah di Tangerang.

Mereka saling tertawa, bercanda  mengulang kembali seperti waktu remaja dulu. Apalagi ketika datang di antara mereka seorang wanita,setengah baya. Nampak masih cantik. Dia itu kembang kelas mereka.”Hemm, kamu masih cantik,seperti dulu?” rayu si Jon.

“Jangan genit, nanti gue bilangan istri lo, baru  nyaho!” jawab wanita cantik itu. Si Jon nggak berkutik.

Dalam situasi yang penuh kenangan itu, tiba-tiba salah satu dari mereka bertanya,”Eh ngomong-ngomong si Anu kemana ya?”

Kawan-kawannya yang lain saling pandang. Hemm,Ente becanda,ya? Kan si Anu ditangkep KPK.” ?-  massoes