Tuesday, 25 September 2018

Ratusan Pelajar Ikrar Anti-Tawuran di Waduk Pluit

Sabtu, 15 Maret 2014 — 15:59 WIB
kartawur

PENJARINGAN (Pos Kota) – Ratusa pelajar setingkat SMA di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara menggelar ikrar bersama “Tawuran No, Prestasi Yes” di Taman Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Ikrar bersama dari 4 sekolah SLTA itu digagas Kapolsek Metro Penjaringan, terkait maraknya tawuran di kalangan pelajar, sekaligus menciptakan keamanan dan ketertiban Pemilu 2014.

“Ini salah satu bagian upaya pre-emtif kita memberikan sosialisasi bahwa tawuran bukan sekedar budaya yang dipelihara seniornya, tapi merupakan bagian dari pelanggaran hukum. Saya mengajak tidak hanya pelajar tapi seluruh masyarakat untuk menjaga kamtibmas menjelang pemilu,” kata Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Suyudi Ario Seto, Sabtu (15/3).

Suyudi mengharapkan, fungsi keluarga, sekolah, pemuda hingga tokoh agama dan masyarakat harus terus berperan aktif membantu mengatasi kenakalan pelajar yang sudah sangat memprihatinkan. Karena polisi tidak akan mampu bekerja maksimal jika tidak ada peran dari fungsi-fungsi ini. “Saya yakin dengan semangat kebersamaan dan bersatu kita akan bisa mengatasi permasalahan ini,” ujar Suyudi.

Dalam ikrar bersama itu selain pelajar dan polisi, semua unsur juga terlibat seperti TNI, Pemda, guru, tokoh agama dan masyarkat dengan menandatangani kesepakatan bersama di atas piagam. Usai membacakan Ikrar pelajar sekolah, SMK 56, SMEA Remaja, Pluit, SMA PSKD dan SMA Kasih Ibu, Kapolsek Metro Penjaringan juga melantik Polisi Siswa dengan menyematkan PIN di dada polisi siswa.

“Polisi siswa akan membantu menjaga keamanan di sekolah dan juga mengajak teman-temannya untuk tidak tawuran. Mereka ini dalam pembinaan kita,” tukas Suyudi. (ilham)

Teks : Pelajar dari empat SMA di Penjaringan gelar Ikrar bersama Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Suyudi Ario Seto, kecamatan, koramil, guru, hingga tokoh agama dan masyarakat di Taman Waduk Pluit, Penjaringan, Jakut. (ilham)