Saturday, 24 August 2019

Pelaku Usaha Berat Hati Jokowi Nyapres

Senin, 17 Maret 2014 — 11:57 WIB
jokowi-nyapres

JAKARTA (Pos Kota) – Pelaku usaha mengaku berat hati melepas Gubernur DKI, Jokowi menjadi calon presiden di pemilu. Alasannya sepak terjang Jolowi selama memimpin ibukota telah membuat bergairah kelompok masyarakat ini.

Menurut Wakil Ketua Kadin DKI, Sarman Simanjorang, meski baru menjabat 1,5 tahun namun dunia dapat merasakan perubahan yang mendasar terhadap kebijakan dan terobosan yang dilakukan dalam rangka menciptakan iklim usaha yang kondusif. “Tidak dipungkiri walaupun komunikasi dengan pelaku usaha masih sangat minim tapi aspirasi yang kita sampaikan cepat direspon dan ditindak lanjuti,” katanya, Senin (17/3).

Misalnya seperti pembentukan badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( PTSP) yang Perda nya sudah diketok bulan Desember yang lalu merupakan aspirasi yang dipejuangkan dari tiga tahun lalu agar pelayanan perizinan kepada dunia usaha lebih cepat, terukur dengan biaya yang pasti. “Dan diharapkan April mendatang kebijakan ini sudah bisa diimplementasikan, ” ucap Sarman.

Hal lainnya, ditambahkan Sarman, Jokowi mampu menggenjot APBD DKI Jakarta secara fantastis. Dimana tahun 2012 hannya Rp41 triliun tahun 2013 naik menjadi Rp49,9 dan tahun 2014 sudah mencapai Rp72 triliun. Kenaikan ini semua tidak luput dari kondusifnya iklim usah di DKI Jakarta karena hampir 60 persen sumber APBD DKI Jakarta dari pajak yang dipungut dunia usaha khususnya dari sektor pariwisata, jasa dan perdagangan.

Belum lagi kelanjutan pembangunan infrastruktur megaproyek Mass Rapid Transit (MRT), monorel dan kelanjutan pembangunan tanggul raksasa penghalau banjir Giant Sea Wall (GSW) yang selama ini sempat tersendat dan sekarang sudah dilanjutkan sesuatu yang patut diapresiasi.

Adapun tahun pertama menjabat Gubernur DKI Jakarta Tahun 2013 pertumbuhan ekonomi Jakarta mencapai 6,11 persen di atas pertumbuhan ekonomi nasional, dimana pertumbuhan ini menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 18 persen. “Artinya Pak Jokowi mampu mempertahankan, melanjutkan dan membawa ekonomi Jakarta yang lebih baik walapun usia pemerintahannya baru 1,5 tahun.

“Di tengah berbagai prestasi itu. Kenyataannya dengan berat hati kita harus merelakan Pak Jokowi maju sebagai calon presiden.  Yang menjadi pertayaan apakah prestasi dan capaian yang telah dilakukan Jokowi ini dapat dilanjutkan oleh penerusnya?,” pungkas Sarman. (guruh/yo)

  • untung

    ahok

  • anti joko

    Prestasi yg seperti apa yg telah dilakukan Jokowi…/ PKL tanah Abang Blok G kembali kejalan karena tidak Laku dan kurang sarana…lantas Trans jakarta yg berkarat..lalu banjir dengan berbagai alasan..macet sebagai rutinitas keseharian…Pecat/Ganti/Copot….kata apalagi yg belum dilontarkan…Premanisme…itu kisah keseharian kota JAKARTA…

  • Sarimin Kadal

    si Sarman memang harus Carmuk…klo kaga dia akan di Copot Dari wakil ketua Kadin DKI…..sarman…sarman…kasihan deh..lo ini ciri ciri orang Goblok…yg akan menjadi penghianat bangsa