Tuesday, 20 November 2018

Presiden SBY Cabut Penggunaan Istilah China

Rabu, 19 Maret 2014 — 3:44 WIB
cinoooo

JAKARTA (Pos Kota) –Menjelang dimulainya kampanye Pemilu legislatif, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) nomor 12 tahun 2014 tentang Pencabutan Sudat Edaran Presidium Kaninet Ampera nomor SE-06/Pres-Kab/6/1967 tanggal 28 Juni 1967. Keppres yang ditandatangani SBY 12 Maret 2014 itu mencabut penggunaan istilah Tjina atau China atau Cina terhadap warga keturunan di Indonesua menggantinya dengan Tionghoa atau Tiongkok.

“Pandangan dan perlakuan diskriminatif terharap seseorang, kelompok, komunitas pada dasarnya melanggar prinsip perlindungan hak asasi manusia dan bertentangan dengan UUD 1945,” kata Eddy Sadeli yang datang ke Redaksi Pos Kota untuk menyampaikan Keppres yang sudah lama diperjuangkan itu.

Anggota DPR dari Komisi III Partai Demokrat itu mengaku sudah lama memperjuangkan pencabutan SE Kabinet Ampera itu mulai pengajuan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan juga Mahkamah Agung (MA). Selain itu dia yang merupakan pengurus Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Tionghoa Indonesia tersebut juga meminta Presiden SBY mencabut SE tersebut.

“Judicial review ke MK dan ke MA tidak diterima, dengan alasan tidak berwenang. Lalu kami mengajukan permohonan kepada Presiden hingga akhirnya dikeluarkan Keppres oleh Presiden SBY ini,” kata Eddy yang dalam Pileg 9 April nanti maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk daerah pemilihan DKI Jakarta.

Dia berharap dengan dikeluarkannya Keppres tersebut semua pihak memahaminya, tidak sekadar mengikuti tetapi sebagai penghargaan terhadap hak asasi manusia.(johara/us)

  • astrid

    ini salah satu kebijakan yg ada di masa pemerintahan SBY sbg bentuk penghargaan terhadap warga/ keturunan Tionghoa

  • Winston Lie

    pak eddy sadeli saya kenal anda hamper 40 tahun waktu dindonesia ,orang tua saya langganan anda bikin surat. sama anda …..achir kata berjuang terus………..semoga jangan ada lagi …..kata kata yg tidak disuka diindonesia………from boise Idaho usa