Monday, 24 September 2018

Rp 21 Miliar Untuk Bebaskan Satinah Dari Hukum Pancung

Senin, 24 Maret 2014 — 18:06 WIB
satinahcung

JAKARTA (Pos Kota) – Mengupayakan Satinah bebas dari hukuman pancung di Arab Saudi, pemerintah Indonesia intensif bernegosiasi dengan ahli waris majikan untuk menurunkan besaran uang diyat.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, ketika diminta komentarnya soal rencana eksekusi pada 3 April 2014 menjelaskan negosiasi terus dilakukan secara intesif melalui berbagai upaya pedekatan formal maupun informal.

“Pemerintah terus berupaya menekan angka diyat dengan berbagai cara. Kita akan negosiasi terus sampai besaran diyat tersebut turun, karena terlalu besar tuntutannya,” kata Menakertrans ketika ditemui di kantor Kemnakertrans, Jakarta, Senin( 24/3)

Negosiasi intensif, lanjutnya, disertai pendekatan khusus melalui jaringan kedutaan besar di Arab Saudi, pihak keluarga dan kerajaan Arab Saudi.

Seperti diketahui, ahli waris majikan Satinah menuntut besaran diyat sebesar Rp21 miliar.

Selain negosiasi dengan pihak keluarga, kata Muhaimin, negosiasi juga dilakukan melalui jalur diplomatik pemerintahan. Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono sudah mengirim surat permohonan pemaafan dan keringanan diyat kepada Raja Arab.

“Namun informasi yang kami peroleh dari kalangan kedutaan, raja hanya pada tataran mengimbau keluarga untuk menurunkan tuntutan. Penentuan diyat tersebut merupakan wewenang keluarga,” jelas Muhaimin.

Menurutnya, uang diyat yang dibebankan kepada Satinah terlalu besar dan tidak rasional. “Untuk kasus yang sama, biasanya diyat hanya setara dengan Rp1 miliar. Untuk Darsem, yang diancam hukuman mati sebelumnya saja, kita telah membayar sekitar Rp4 miliar,” katanya.(Tri)

Foto ilustrasi

  • Mangap

    Bela di pengadilan. Kalau memang salah ya harus dihukum. Uang rakyat lebih baik digunakan untuk hal yg lebih berguna. Misal bantu kaum miskin, bisa berapa banyak orang yg dibantu dengan uang segitu

  • Mangap

    Bela di pengadilan. Kalau memang salah ya harus dihukum. Uang rakyat lebih baik digunakan untuk hal yg lebih berguna. Misal bantu kaum miskin, bisa berapa banyak orang yg dibantu dengan uang segitu

  • ato giat

    Inget penggalangan uang yg dilakukan TVOne bgmna cara berpikir bung Karni Ilyas, uang terkumpul itu untuk pembebasan, bila sdh bebas krn hal lain bukan malah diberikan kpd terdakwa tapi salurkanlah misalnya organisasi buruh migran atau apa.

  • ato giat

    Inget penggalangan uang yg dilakukan TVOne bgmna cara berpikir bung Karni Ilyas, uang terkumpul itu untuk pembebasan, bila sdh bebas krn hal lain bukan malah diberikan kpd terdakwa tapi salurkanlah misalnya organisasi buruh migran atau apa.

  • khansa

    Saya setuju dng pembebasan hukum pancung kalo emang tdk bersalah, tp kalo emang slah ya harus trima resiko hukum negara tsb karena salah sendiri knapa berbuat jahat d negri orang. Pemerintah emg bnyk melakukan kesalahan, tp kenapa rakyat yg salah malh nyalahin pemerintah?
    Smoga saja pemerintah bs minta keringanan hukuman Satinah, jng sampe d pancung. D hukum ya harus kalo emang dia udah jahat.

  • khansa

    Saya setuju dng pembebasan hukum pancung kalo emang tdk bersalah, tp kalo emang slah ya harus trima resiko hukum negara tsb karena salah sendiri knapa berbuat jahat d negri orang. Pemerintah emg bnyk melakukan kesalahan, tp kenapa rakyat yg salah malh nyalahin pemerintah?
    Smoga saja pemerintah bs minta keringanan hukuman Satinah, jng sampe d pancung. D hukum ya harus kalo emang dia udah jahat.