Tuesday, 13 November 2018

Pelajar Banyak Yang Menjadi Pecandu Narkoba

Selasa, 25 Maret 2014 — 8:45 WIB
smp1

DEPOK (Pos Kota) – Masih banyaknya pengguna ataupun pecandu narkoba di kalangan pelajar membuat Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Depok, gencar memberikan penyuluhan ke sekolah-sekolah.

Kali ini penyuluhan sosialisasi penyalahgunaan narkoba dilakukan BNK di SMP Al Qur’an Terpadu Madinatul Qur’an, Kota Depok,  Selasa (25/3) pagi. Mereka memberitahukan bagaimana menghindari narkoba sekaligus pembentukan kader anti narkoba untuk para pelajar.

“Permasalahan penyalahgunaan narkotika menjadi perhatian bersama. Tidak hanya pemerintah tapi masyarakat khususnya keluarga berperan aktif untuk menjauhkan anak-anaknya terhadap narkotika,” ujar Kasi Pemberdayaan Masyarakat (Dayamas) BNNK Depok, Dr. Rubiyanto Darmowidjojo.

Berdasarkan hasil survey skala nasional, Rubi menjelaskan bagi penyalahgunaan narkotika di tahun 2011, prevalensi untuk pengguna narkotika mencapai 2,2 persen. Dengan kata lain sebesar 4  juta penduduk Indonesia menjadi penyalahguna narkoba.

“Salah satu kendala masih banyaknya penyalahgunaan narkoba dan terbatasnya tempat rehabilitasi baik medis maupun sosial di satu propinsi maupun di kota-kota besar masih sangat minim,” kata pria alumni program doktor dari Unpad Bandung.

Selain itu, Ruby berharap pihak kepolisian yang menangkap pecandu atau penyalahguna narkoba untuk tidak diproses secara hukum. Karena jika diproses secara hukum khusus bagi pengguna maupun pecandu narkotika tidak dapat menghilangkan rasa kecanduaannya terhadap narkotika.

“Bagi pengguna maupun pencandu harus segera direhabilitasi dan tidak dihukum. Sesuai kesepakatan dari Pemerintah pusat,kepolisian, serta BNN pusat di tahun 2014 sebagai Tahun Penyelamatan Pengguna Narkotik,” paparnya. (angga/yo)

Teks foto: Siswa SMP diajarkan bagaimana cara menolak penggunaan narkotika terhadap orang lain. (angga)