Monday, 25 March 2019

Merasa Tidak Diperhatikan

Empat Anak Rampok Ayah Kandung

Kamis, 27 Maret 2014 — 18:38 WIB

LAMPUNG (Pos Kota) – Mengaku tidak ada perhatian, Pranoto ,34, warga Way Panji, Lampung Selatan, bersama tiga saudaranya tega merampok dan membacok ayah kandungnyanya hingga luka parah. Hal ini terungkap setelah polisi meringkus perampok Kamis (27/3) pukul 14.30 WIB.

Terungkapnya kasus empat anak merampok bermula dari keterangan Sukadi ,55, warga Dusun Rahayu, Desa Sisoharjo, Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan, yang curiga sangat hafal suara perampok yang menggunakan sebo (penutup) . Korban dirawat di Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan.

Polsek Sidomulyo curiga kepada anak-anaknya yang suaranya mirip dengan perampok .Polisi lalu melakukan penyelidikan terhadap perampok yang akhirnya ditangkap .

Menurut pengakuan Pranoto, keempat tersangka tidak serumah dengan korban. Perampokan yang disertai penganiayaan terhadap ayah kandungnya, lantaran keempat tersangka dendam karena tidak pernah mendapatkan perhatian, terutama dalam hal kesulitan keuangan padahal ayah mereka orang yang serba berkecukupan dan terpandang di desanya.

“Sebelum saya, Sujar, Arjun, dan Jack, merencanakan hanya merampok uang dan tidak ada rencana melukai ayah. Senjata tajam digunakan hanya sebagai alat mencongkel plafon dan menakut- nakuti saja agar ayah mau menyerahkan uangnya. Tetapi pada saat itu ayah melawan dan terjadi perkelahian. Takut ketahuan dan kesal, akhirnya saya menebas betis ayah, lalu mengikat dan melakbannya.”kata Pranoto.

Wakapolres Lampung Selatan, Komisaris Polisi. Yonrizal Khova mengatakan, tersangka Pranoto ditangkap di rumah ayah angkatnya di Sidomakmur, Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan, dan barang bukti berupa, sebilah golok yang digunakan untuk membacok korban, seutas tali tambang dan lakban yang digunakan untuk mengikat korban, penutup wajah, dan sehelai sarung yang digunakan saat beraksi, telah diamankan di Mapolsek Sidomulyo.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, setelah perampokan tersangka melarikan diri dengan cara berpencar. Oleh sebab itu, tiga tersangka berinisial Ar, Su, dan Ja masih diburu petugas.

“Akibat perbuatannya tersangka Pranoto akan dikenai Pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) ancaman hukumannya minimal 9 tahun maksimal 15 tahun penjara.”kata Yonrizal Khova.(Koesma)

  • ato giat

    Ayahmu hanya suka bikin..

  • Idhu Geni

    hwahahahahhhh…..ini baru cerita…!!! gede pahalamu nanti dihadapan Allah nak….

  • rahwana pakidulan

    ANAK PEMALAS YG BISANYA CUMA DIKASIH ORTU