Monday, 16 July 2018

Dukung SDA Jadi Capres, Rektor UIN Bandung Didemo Mahasiswa

Jumat, 28 Maret 2014 — 14:41 WIB
demoo

BANDUNG (Pos Kota) – Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) SGD Bandung, yang tergabung dalam (HAMAS), Jumat (28/3) mengepung halaman rektorat kampus tersebut. Mereka menuntut Rektor Prof Dedi Ismatulloh, segera mundur dari jabatanya lantaran dinilai sudah membawa kampus ke ranah politik.

“ Rektor tidak becus memimpin. Civitas akademika UIN kok diseret berpolitik dan dinyatakan siap mendukung Suryadharma Ali (SDA) jadi Capres 2014,“ teriak  mereka. Aksi yang dilengkapi poster dan karanda mayat itu menjadi perhatian mahasiwa lain. Massa memberikan isyarat Rektor UIN SGD Bandung sudah mati perasaannya dan mati kepemimpinanya. “ Innalilahi Waiinailaihi Rojiun,“ teriak massa lagi.

Massa pun langsung menggelar tahlilan, pertanda turut mendoakan kepada Rektor yang dinilai mereka sudah mati. “ Kami sedih kok kampus dibawa ke dunia politik. Mahasiswa seharusnya dididik secara ilmiah bukan dididik politik. Tidak pengabdian politik,“ tandas seorang mahasiswi, Eva.

Aksi massa yang tergabung di Himpunan Aksi Mahasiswa Sunan Gunung Jati (Hamas) mendapat pengamanan ketat dari Satpam dan polisi. Mereka dijaga ketat dan hanya bisa berorasi di halaman gedung Rektorat. “ Kawan kaawan kita hanya menginginkan Rektor mengundurkan diri karena dinilai sudah gagal membawa kampus ke ranah pemdidikan. Kita mahasiwa bukan simpatisan partai,“ ujar Eva lagi.

Aksi mahasiwa UIN ini merupakan buntut pernyataan Rektor Dedi yang terang terangan menyatakan dukungan ke Menteri Agama Suryadharma Ali untuk Capres 2014. Rektor menegaskan civitas akademika UIN siap mendukung. “ Kami siap mendukung pencapresan Pak Suryadharma Ali,“ tandas Rektor, 26 Maret ketika Suryadharma meresmikan gedung baru UIN. Buntut dari pernyataan itulah muncul pro kontra hingga muncul demo di kalangan mahasiswa.

(dono/sir)