Tuesday, 20 November 2018

Korupsi, Kepala KUA Divonis Satu Tahun Penjara

Jumat, 28 Maret 2014 — 20:21 WIB
Vonis

SURABAYA(Pos Kota) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Kediri, Romli, dinyatakan terbukti melakukan gratifikasi berupa pungli pencatatan nikah, oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya.

Atas perbuatannya tersebut, terdakwa divonis pidana satu tahun penjara serta wajib membayar denda Rp 50 juta.

Vonis yang diterima Romli dibacakan langsung oleh Majelis Hakim Ketua Sri Herawati, Kamis (27/3) malam. Menurut Sri, perbuatan Romli terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 11 Undang-undang No. 31/1999 tentang tipikor.

Penasehat hukum terdakwa, Risal Rahim menjelaskan, kliennya memang telah menerima putusan majelis hakim dengan lapang dada. Romli, menurutnya telah siap diputus bersalah meski masih ada beberapa hal yang mestinya perlu pembuktian lebih lanjut.

“Tapi karena terdakwa menerima, kami hormati ini,” urainya.

Romli diajukan ke persidangan setelah beberapa warga Kota Kediri melaporkannya ke polisi pada pertengahan 2013 lalu. Saat itu, dia dinilai melakukan pungutan dana di luar biaya resmi pencacatan nikah yang hanya sebesar Rp 300.000.(nurqomar/d)