Thursday, 20 September 2018

Perhiasan Belasan Murid Dipreteli Guru Gadungan

Jumat, 28 Maret 2014 — 0:15 WIB
hias

INDRAMAYU (Pos Kota) – Penipu ini dinilai wali murid SDN Krangkeng, Kecamatan Krangkeng, Indramayu, Jabar cukup cerdik mencari mangsa. Ia berhasil mengelabui belasan murid SD yang memakai perhiasan emas seperti kalung, liontin, gelang dan cincin dengan berpura-pura sebagai guru baru yang tengah memperkenalkan diri di sekolah itu.

Pagi itu guru-guru SDN Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jabar belum masuk ke kelas. Maklum, hari itu masih terlalu pagi, sekitar pukul 06:20 WIB. Tapi murid-murid SDN itu seperti biasa, sudah datang duluan. Saat mereka berkumpul di halaman sekolah, tiba-tiba dihampiri seorang pria, berpakaian rapih seperti guru, mengajak masuk murid-murid.

Awalnya murid-murid itu ogah masuk kelas. Tapi setelah “Pak Guru” bertubuh sedang itu memperkenalkan diri sebagai guru baru, murid-murid itu lalu mau memasuki ruang kelas, walaupun dengan langkah berat, karena jam sekolah saat itu masih pagi sehingga belum dimulai.

Saat anak-anak duduk rapih di kursi ruang belajar itu, pria yang mengaku guru baru SD itu dengan mimik wajah yang tenang, berdiri di depan kelas seolah-olah tengah memberi peringatan kepada murid-murid, bahwa sekarang ini banyak anak-anak SD khususnya membawa perhiasan emas menjadi korban penipuan. Agar tak tertipu, maka anak-anak yang membawa perhiasan emas harus melepas perhiasan emas yang dipakainya dan dikumpulkan ke “Pak Guru”.

Anak-anak desa yang kebetulan mengenakan emas buru-buru melepas perhiasan emas yang disandangnya. Indah, 12 salah satunya. Ia kebetulan sudah lama mengenakan kalung emas yang beratnya sekitar 10 gram. Kalung emas itu setelah dilepas diserahkan ke “Pak Guru” barunya

Usai menerima titipan perhiasan emas dari murid-murid itu, “Pak Guru” langsung permisi hendak melaporkan ke Kepala Sekolah. Sebelum pergi, “Pak Guru” itu menutup pintu kelasnya. Setengah jam kemudian, saat jam pelajaran akan dimulai, murid-murid SDN itu mulai sadar. Mereka menangis sambil menejrit karena kehilangan perhiasan emas seperti kalung, gelang, liontin dan cincinnya yang lenyap digondol penipu yang mengaku sebagai guru baru itu.

Seorang wali murid SDN Krangkeng membenarkan akibat aksi penipuan itu, wali murid SDN Krangkeng menderita kerugian jutaan rupiah. (taryani)

Foto ilustrasi