Wednesday, 20 March 2019

Kejagung Tidak Pernah Minta Berkas Linda Dkk Dihentikan

Senin, 31 Maret 2014 — 23:58 WIB
basrif16

JAKARTA (Pos Kota) – Jaksa Agung Basrief Arief menyatakan sepengetahuannya, institusinya tidak pernah berkirim surat kepada Ditjen Pajak guna menghentikan (penyidikan) delapan tersangka kasus penyalahgunaan pajak oleh Asian Agri Group (AAG) sebesar Rp2,5 triliun.

“Yang ada adalah, petunjuk (oleh tim jaksa peneliti) kepada tim jaksa penyidik, dalam rangka melengkapi berkas-berkas (Linda Rahardja, Eddi Lukas dan enam tersangka lain,” kata Basrief di Kejaksaan Agung, kemarin.

Berkas perkara eksekutif AAG Linda Rahardja, Eddi Lukas dkk sempat dipertanyakan kelanjutannya, setelah rekannya Suwir Laut dinyatakan bersalah dan dipidana selama dua tahun dengan masa percobaan tiga tahun. Serta membayar denda eksekusi selama Rp2,5 triliun. Selain denda pajak Rp1,9 triliun kepada Ditjen Pajak.

Bahkan, seperti dirilis oleh ICW berkas kedelapan tersangka telah dimintakan oleh tim jaksa peneliti untuk dihentikan pengananan hukumnya.

Jaksa Agung menegaskan pihaknya akan meneruskan berkas kedelapan tersangka (ke pengadilan), bila semua petunjuk yang diberikan ke penyidik PPNS Ditjen Pjak dipenuhi secara materil maupun formil. “Kalau lengkap bukti formil dan materil, tentu akan kita tindak lanjuti,” ujar Basrief.

Dia mengingatkan dengan telah dipidananya Suwir Laut, setelah kasasi jaksa dikabulkan oleh Mahkamah Agung, tidak otomatis berkas Linda dkk diajukan ke pengadilan. “Semua tersangka harus memenuhi bukti formil dan materil. Jika tidak, mereka bisa lepas (tuntutan hukum).” (ahi/yo)

Foto: Istimewa