Monday, 22 October 2018

Jumlah Kredit Untuk Usaha Perikanan dan Kelautan Baru Rp 809,7 Miliar

Rabu, 2 April 2014 — 7:26 WIB
layatuh

JAKARTA (Pos Kota)-Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Stardjo mengungkapkan, realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Sektor Kelautan dan Perikanan (KP) hingga akhir Desember 2013 telah mencapai Rp 809,7 miliar. Jumlah tersebut melibatkan 10.130 debitur dengan rata-rata pinjaman per debitur Rp 79.940.000.

“Nilai tersebut merupakan akumulasi laporan tahun 2013 dari 24 bank pelaksana KUR-KP, yang terdiri dari 5 bank nasional dan 19 bank daerah,” kata Sharif, kemarin.

Menurut dia, kredit yang disalurkan untuk sektor KP bila dibandingkan dengan realisasi KUR secara nasional nilainya hanya sekitar 0,59 % dari jumlah kredit nasional yang mencapai Rp 138,5 triliun, atau hanya 0,10 % dari jumlah debitur nasional yang mencapai 10.032.178 debitur.

Namun, jumlah kredit yang disalurkan naik 14,35 % jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2012, dengan jumlah peningkatan 3.486 debitur atau 52,47 % menjadi 10.130 debitur.

“Peningkatan jumlah penyaluran kredit dan jumlah debitur seiring dengan kenaikan jumlah bank penyalur sebanyak 5 bank, dimana tahun 2013 sebanyak 24 bank sedangkan tahun 2012 hanya 19 bank,” kata Sharif.

Realisasi KUR sektor KP masih jauh di bawah jumlah realisasi KUR untuk sektor perdagangan. Rendahnya realisasi tersebut disebabkan banyak faktor diantaranya, perbankan menganggap usaha di sektor KP merupakan usaha yang mempunyai resiko tinggi (High Risk). Kemudian, keterbatasan akses masyarakat terhadap perbankan, keterbatasan akses informasi dan pihak perbankan masih mensyaratkan agunan tambahan KUR Mikro walaupun pemerintah sudah tidak mensyaratkan lagi. (faisal)

Teks : Nelayan kecil butuh kredit tetapi tidak mengerti untuk mendapatkannya