Friday, 21 September 2018

Ahok Naik Taksi ke Balaikota

Jumat, 4 April 2014 — 9:38 WIB
ahok-naik-taksi

JAKARTA (Pos Kota) –  Untuk kesekian kalinya pelarangan penggunaan kendaraaan pribadi kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI diterapkan. Jika sebelumnya Wakil Gubernur DKI, Ahok menggunakan sepeda dan melanjutkan perjalanannya dengan menggunakan Angkutan Penghubung Terintegrasi Busway (APTB), kali ia memilih menggunakan taksi untuk menuju Balaikota, Jumat (4/4).

Bukan taksi Alphard, mantan Bupati Belitung Timur menumpangi taksi reguler. Ahok berangkat pukul 05.30 Wib dari kediamannya di Perumahan Pantai Mutiara Blok J No. 39, Penjaringan, Jakarta Utara.

Seperti diketahui untuk meminimalisir kemacetan ibukota, Gubernur DKI, Jokowi melarang PNS DKI membawa kendaraan pribadi menuju kentornya setiap Jumat pekan pertama. Hal itu tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 150 Tahun 2013.

Sebelumnya, bulan Januari lalu, Ahok melanggar Ingub tersebut. Mantan Bupati Belitung Timur ini masih menggunakan kendaraan pribadi menuju Balai Kota. Ahok beralasan, Jokowi memintanya untuk melakukan rapat dengan DPRD mengenai pengesahan RAPBD 2014.

Lalu, pada bulan Februari, Ahok ikut Ingub tersebut dengan menggunakan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB). Dimana sebelumnya, ia menggunakan sepeda untuk mencapai halte BKTB.

Sedangkan bulan Maret, memilih menggunakan sepeda dinas baru dari United melalui Corporate Social Responsibility (CSR) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

(guruh/sir)

Teks Gbr- Wakil Gubernur DKI, Ahok menggunakan taksi menuju Balaikota dari kediamannya.(guruh)