Monday, 26 August 2019

Irman Gusman Tolak Konvensi Demokrat Dihentikan

Sabtu, 12 April 2014 — 6:14 WIB
Ketua DPD, Irman Gusman. (ist)

Ketua DPD, Irman Gusman. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Saran agar konvensi penjaringan calon presiden Partai Demokrat agar dihentikan, ternyata mendapat penolakan dari salah satu pesertanya. Adalah Irman Gusman yang menolak penghentian konvensi, karena belum ada proses masih berlangsung.

“Kami tidak setuju kalau dihentikan. Bagaimana pun proses ini kan masih berjalan. Ya perlu diteruskan,” kata Irman Gusman di Kompleks gedung Parlemen, Jumat (11/4).

Seperti diberitkan, peserta konvensi yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie menyarankan agar konvensi itu disudahi saja, karena perolehan suara Partai Demokrat tidak sesuai target.

Meski demikian, menurut Irman, selain masih dalam proses, perlu ada pertemua para peserta tentang kelanjutan dari jalanannya konvensi yang sudah menyelesaikan pertemuan di delapan kota besar di seluruh Indonesia. Seharusnya masih ada dua lagi, salah satunya di Jakarta.

“Perlu ditanyakan kepada para peserta konvensi yang lain. Di sana bagaimana kelanjutannya, bisa diambil gambarannya,” ungkap irman yang juga Ketua DPD RI itu.

Dalam konvensi itu melibatkan 11 peserta yang berasal dari kalangan tokoh nasional. Mereka adalah Marzuki Alie, Endriartono Sutarto, Anis Baswedan, Irman Gusman, Ali Masykur Moesa, Harry Sarundayang, Dino Patti Djalal, Gita Wiryawan, Pamono Edhie Wibowo, Dahlan Iskan, dan Hayono Isman.

Sebelumnya, Marzuki Alie menyatakan, karena perolehan suara Partai Demokrat dalam Pemilu Legislatif 2014 yang menurun dan tidak sesuai target, ada baiknya konvesi Demokrat itu disudahi saja.

“Konvensi ini kan untuk mencari capres. Kalau posisi sekarang memang agak susah untuk lanjutkan karena kita enggak bisa usung capres sendiri,” kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie, Kamis.

Seperti dirilis berbagai lembaga survei, hasil quick count (hitung cepat), Partai Demokrat mendapat suara di kisaran 9% – 10%, dan menempati urutan keempat. Perolehan suara tersebut, lanjut Marzuki, jauh dari target yang dipatok partai sebesar 15 persen, untuk bisa mengajukan calon presiden hasil konvensi.

Sebagai salah satu peserta konvensi capres, Marzuki mengungkapkan bahwa parpol lain boleh saja mengambil salah satu dari mereka untuk diajak bergabung.
“Silakan tawarkan saja ke anggota konvensi kalau ada peluang yang bagus dalam kompetisi,” ujarnya.

Namun, Marzuki menegaskan hal tersebut hanyalah saran yang disampaikannya. Itu artinya, keputusan terakhir dan final tentu hanya milik Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. “Tentu, saya kembalikan ke Ketua Majelis Tinggi,” katanya. (winoto)