Thursday, 22 August 2019

Gerindra Sibuk Cari Pasangan Koalisi

Jumat, 18 April 2014 — 19:15 WIB
Gerindra

JAKARTA (Pos Kota) –  Partai besutan Prabowo Subianto, Gerindra, mulai mencari-cari pasangan koalisi agar bisa memajukan pasangam capres dan cawapres pada pilpres yang akan digelar Juni mendatang.

Berdasarkan hasil hitung cepat Partai Gerindra  meraih peringkat ketiga dalam pemilu legislatif 2014.

Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro menjelaskan bahwa Gerindra kemungkinan akan berkoalisi dengan Demokrat, PAN.

“Prediksi saya Gerindra akan berkoaliasi dengan Partai Demokrat dan PAN. Sementara dengan PPP saya belum bisa memastikan apakah akan ada kelanjutan terjadi koalisi dengan PPP,” ujarnya, Jumat (18/4).

Pengamat yang ahli dalam pemetaan parpol ini menambahkan Gerindra memiliki peluang yang besar untuk memenangkan Pilpres.

“Kemungkinan Gerindra memenangkan pilpres besar, karena jika dilihat dari perolehan suara pada Pileg, peringkatnya naik cukup signifikan. Kenaikan suara Gerindra ini diperoleh dari ketokohan Prabowo,” tambah Zuhro.

Sementara Pengamat Komunikasi Politik, Hendri Satrio menilai jika Gerindra ingin menang pilpres harus merapat ke Partai Demokrat.

“Kenapa Demokrat? Karena jika Gerindra berkoalisi dengan partai yang didirikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono ini, besar kemungkinan PKS, PPP, PAN dan PKB juga akan bergabung ke Gerindra,” ujarnya.

Hendri menambahkan, untuk memuluskan jalan Prabowo menuju RI-1, Gerindra bisa memanfaatkan konvensi Partai Demokrat.

“Konvensi Demokrat bisa dijadikan Prabowo sebagai medium untuk memilih pasangannya sebagai cawapres. Prabowo bisa memilih salah satu dari peserta konvensi untuk mendampinginya, misalnya Dahlan Iskan atau Anies Baswedan, maka pertarungan pilpres akan sulit diprediksi pemenangnya,” tambahnya.

Sementara itu, Pengamat Politik Arbi Sanit mengungkapkan tidak akan mudah jalan Prabowo menjadi orang no satu di negeri ini.

“Saya prediksi Gerindra akan bergabung dengan partai Hanura, Demokrat, PKS, dan PAN. Koalisi ini bisa memenuhi syarat untuk mengajukan pasangan capres dan cawapres. Tapi untuk memenangkan pilpres belum tentu,” paparnya.

Pengamat dari Universitas Indonesia ini menambahkan, PDIP justru besar keemungkinan akan merajai Pilpres 2014 ini.

“Koalisi PDIP akan memberikan gabungan suara lebih besar daripada Gerindra, sehingga ini akan memuluskan pasangan capres dan cawapres usungan koalisi PDIP,” tutup Arbi Sanit. (rizal/d)