Sunday, 19 November 2017

Puting Beliung Mengamuk di Tambun

Minggu, 20 April 2014 — 18:26 WIB

BEKASI (Pos Kota) – Ratusan rumah di dua desa wilayah Tambun Selatan, rusak dihantam angin puting beliung, Minggu  (20/4) sore.

Puting Beliung Tambun-330

Warga korban angin putinjg beliung saat memperbaiki rumahnya yang rusak di Perum SKU Tambun Selatan. (Saban)

“Suaranya menderu dan menghantam semua benda yang dilalui,” ujar Ferry, anggota Sarpol PP Kecamatan Tambun Selatan, saat dihubungi Pos Kota. Kantor Kecamatan Tambun Selatan itu sendiri rusak bagian atapnya termasuk tiang pemancar radio Pemkab Bekasi.

Angin kencang bersuara deru mesin merobohkan billboard, baliho dan atap-atap rumah yang terbuat dari asbes dan seng. “Pohon juga tumbang dan menimpa beberapa kendaraan,” sebut Ferry.

Sedikitnya ada 23 rumah warga yang rusak parah dan 75  rusak ringan setelah di hantam angin puting beliung.

Warga Perumahan SKU dan Kampung Bulu Mekarsari juga tak luput dari hantaman angin yang bergerak hanya 5 menit.

Soleman, 42, yang rumahnya rusak di Desa Setiamekar  datang secara tiba-tiba disertai hujan deras membuat dirinya panik hingga harus lari keluar dari rumahnya.

Asbes rumah beterbangan serta rumahnya pun hancur akibat tidak kuat menahan tiupan angin puting beliung.

“Saya melihat angin langsung menggulung, bahkan suara angin menyerupai suara mesin kapal. Seumur-umur saya baru lihat angin sekencang ini,” ujar Leman.

Hal serupa juga terjadi di Perumahan SKU, selain rumah gedung SMAN 2 Tambun Selatan juga rusak terkena sabetan angin.

Usai angin dan hujan reda,  ratusan warga yang rumahnya rusak akibat angin puting beliung segera memperbaiki rumah tersebut.

Ia dan warga lainnya sangat berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi segera turun tangan untuk membantu warga yang terkena bencana angin puting beliung.

Beruntung dalam kejadian tersebut tak ada korban jiwa, hanya saja kerugian warga diperkirakan capai ratusan juta.(Saban/d)