Tuesday, 20 November 2018

BNNK Beri Penyuluhan Narkoba Kepada Pelajar

Selasa, 22 April 2014 — 8:51 WIB
ajar1

DEPOK (Pos Kota) – Badan Nasional Narkotika Kota (BNNK) Depok, kembali melakukan pengkaderan anti narkoba di kalangan pelajar. Kali ini, SMK Asy-Syifa, Cimanggis, Kota Depok, mendapat giliran,  Selasa (22/4) pagi.

Seiiring tingginya pengguna dan pencandu narkotika di kalangan pelajar. upaya dan langkah-langkah tetap dilakukan. Salah satunya adalah memberikan penyuluhan anti narkoba kepada para pelajar.

“Pecandu dan pengguna narkoba di kalangan pelajar sangat memprihatinkan. Dengan pembentukan kader kalangan pelajar diharapkan dapat mengurangi sekaligus mencegah para generasi muda terpengaruhi narkoba,” ujar Kasi Dayamas BNNK Depok Dr. Rubiyanto Darmowidjojo.

Berdasarkan hasil survei nasional tahun 2011, prevalensi pengguna narkotika sebesar 2,2 persen. Dengan kata lain sebanyak 4 juta penduduk Indonesia sebagai penyalahgunaan narkotika. “Dari 4 juta orang tersebut, 18.000 di antaranya baru yang bisa mendapatkan penyembuhan dengan di rehabilitasi secara media maupun sosial,” katanya.

Kendala dalam mengurai pengguna narkotika adalah masih minimnya tempat perawatan seperti fasilitas rehabilitasi baik media maupun sosial di seluruh Indonesia. “Peraturannya di setiap propinsi dan kota harus diadakan fasilitas rehabilitasi. Namun untuk seluruh Indonesia baru ada beberapa saja tempat rehabilitasi,” ungkapnya.

“Bagi pengguna tidak boleh diproses secara hukum, tapi segera dilakukan pemberian penyembuhan di rehabilitasi. Berbeda dengan pengedar, yang harus diproses secara hukum.” (angga/yo)

Teks foto: Kasidayamas BNNK Depok, Dr. Rubiyanto Darmowidjojo bersama guru menyanyikan lagu di tengah penyuluhan anti narkoba ke pelajar. (angga)