Tuesday, 20 November 2018

Ratusan Murid SD/MTs Ikuti Edukasi Penyu di Kep Seribu

Minggu, 27 April 2014 — 12:00 WIB
sd-sub

MEMPERKENALKAN jenis-jenis penyu yang ada di perairan Indonesia, ratusan murid SDN 01 Pulau Pramuka dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 17, Pulau Tidung dan SDN 03 Pagi Pulau Panggang mengikuti program edukasi Penyu. Kegiatan yang berlangsung di Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, ini diharapkan kedepan anak-anak akan peduli dengan habitat laut yang ini nyaris punah akibat limbah.

Dalam kegiatan berbagai pesan disampaikan kepada para pelajar agar mereka pengenalan jenis penyu, mulai dari Penyu sisik, Penyu hijau, Penyu blimbing, Penyu tempayan, Penyu lekang dan Penyu pipih. “Para pelajar itu kami mengajarkan pentingnya hal yang mengancam kelestarian Penyu seperti adanya sampah, limbah rumah tangga dan pabrik yang terus membanjiri laut di Kepulauan Seribu” ungkap Idris, salah seorang penyelenggara.

Bukan hanya itu, pada kegiatan ini para pelajar juga diajari mewarnai gambar dan permainan. Selain itu juga meraka juga diperkenalkan biota laut yang di lindung misalkan kalau dapat penyu agar dibalikan lagi, tapi jika mendapat ikan boleh di ambil dan dibawa pulang.

Idris juga menyakini, jika anak-anak sudah tahu soal Penyu maka, mereka tidak akan memakanya apalagi sampai membunuhnya. “Kedepan harapan kami, anak-anak bisa bercerita kepada orang tuanya sehingga tercapai tujuan edukasi yang kami sampaikan bersama komunistas,” katanya.

Ayu Ajeng Lestari (10) Kelas V MIN 17 Kampus B Pulau Panggang, ia mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya, dia sekarang bisa memahami soal jenis penyu. “Saya sebagai anak Pulau Seribu harus menjaga, memelihara dan merawat ekosistem biota laut salah satunya adalah Penyu,” tutupnya.

sd-tengah

Pernyataan yang sama juga disampaikan oleh Arif, 11, pelajar lainnya, dia mengaku dirinya baru kali ini tahu jenis-jenis penyu yang ada di perairan Indonesia. “Ternyata kekayaan laut di Indonesia sangat luar biasa. Saya baru kali ini tahu, sebagai anak yang berada di Pulau wajib bersama-sama menjaganya,”katanya.

Sementara itu Bupati Kepulauan Seribu, Asep Syarifudin mengaku mendukung program ini. Menurutnya, ini sangat bagus karena memperkenalkan generasi muda tentang kekayaan alam yang ada di Kepulauan Seribu.

“Memang banyaknya sampah tentu mengancam biota laut. Makanya dengan adanya program ini saya sangat mendukungnya,”ujar Asep.
(wandi/sir)

Teks Gbr- Ratusan pelajar ikuti kegiatan kegiatan edukasi mengenalkan biota laut. (wandi)