Wednesday, 17 July 2019

Rey Ratukore dan Jupiter Z1 Pecahkan Rekor Sentul International Karting

Minggu, 27 April 2014 — 7:55 WIB
motor-sub

SENTUL (Pos Kota) -Yamaha memecahkan rekor catatan waktu terbaik sirkuit Sentul International Karting dari hasil free practice seri pertama Indoprix 2014 kelas IP1 (125 cc) dan IP2 (110 cc).

Pembalap tim Yamaha Tunggal Jaya, Rey Ratukore yang menunggangi Jupiter Z1 tampil luar biasa menorehkan catatan waktu terbaik sirkuit Sentul International Karting. Itu dari kelas IP1 yaitu 55,978 detik, lebih baik 1,364 detik dari rekor sebelumnya yang dicetak tahun lalu oleh pembalap Yamaha lainnya Sudarmono (57,342 detik) yang juga memakai Jupiter Z1.

Dan di kelas IP1 Rey mencatat waktu 56,656 detik, lebih baik 1,189 detik dari rekor sebelumnya yang dicetak Sigit PD tahun lalu (57,845 detik). Sigit PD rider Yamaha, double winner kelas IP1 dan IP2 Indoprix tahun lalu dengan Jupiter Z1.

Rey sekaligus menempati pole position IP1 untuk balapan Minggu (27 April). Lima posisi teratas kelas IP1 ditempati rider Yamaha. Selain Rey, di belakangnya ada Fitriansyah Kete dan Sudarmono yang juga penunggang Jupiter Z1. Disusul Irwan Ardiansyah dan Yoga Adi Pratama. Yamaha pun mendominasi di IP2 dengan empat rider-nya di grid 2 sampai 5, meskipun pole position dipegang I Gde Arya Kurniawan (Honda). Rider muda Yamaha, M.Zaki, yang baru tahun ini naik Jupiter Z1 di Indoprix pun memperlihatkan kemampuannya ada di grid 8 kelas IP2.

Hasil babak awal Indoprix tahun ini bagi Yamaha pertanda bagus menjalani musim ini, seperti sukses double winner kelas IP1 dan IP2 tahun lalu. Sukses yang merupakan bukti ketangguhan teknologi Yamaha Fuel Injection (FI) menggunakan Jupiter Z1 racing dan edukasi kepada rider dan mekanik. ”Ini pun bukti hasil edukasi dan development yang konsisten terus dilakukan Yamaha Indonesia bersama semua tim. Rider pun makin memahami karakter motor, ditambah knowledge dan skill mumpuni sedangkan mekanik menguasai engine dan suspensi lebih baik. Cara kerja sistematis dan akurat dengan data record memberikan hasil maksimal di trek,” ujar Supriyanto, Manajer Motorsport Yamaha Indonesia.

Hujan deras yang mengguyur Sentul mempengaruhi penentuan starting grid sehingga kualifikasi tidak bisa dijalankan. Sesuai aturan, akhirnya starting grid IP1 dan IP2 diambil dari akumulasi tiga kali free practice time (posisi 1 sampai 10). Dan hasil qualifying practice (bukan qtt/kualifikasi tapi hanya qualifying practice) untuk grid 11 sampai 27. Yang menempati grid 11 sampai 27 adalah rider posisi 1 sampai 17 hasil qualifying practice. Tahun ini Indoprix memberlakukan aturan ada 3 kali free practice, dua kali kualifikasi dan dua kali race.

10 Rider Yamaha yang menggunakan Jupiter Z1 di Indoprix 2014 :

1.Fitriansyah Kete (Yamaha Tunggal Jaya) kelas 110 cc, 125 cc
2.Rey Ratukore (Yamaha Tunggal Jaya) kelas 110 cc, 125 cc
3.Sigit PD (TDR Yamaha Yonk Jaya) kelas 110 cc, 125 cc
4.Florianus Roy (TDR Yamaha Yonk Jaya) kelas 110 cc, 125 cc
5.Sudarmono (Yamaha Trijaya) kelas 110 cc, 125 cc
6.Anggi Permana (Yamaha Trijaya) kelas 110 cc, 125 cc
7.M.Zaki (Yamaha Ridlatama) kelas 110 cc, 125 cc
8.H.M.Yudha (Yamaha HRVRT) kelas 125 cc
9.M.Ricky (Yamaha HRVRT) kelas 110 cc
10.Ferlando (Yamaha SND) kelas 110 cc, 125 cc
(rilis/sir)