Friday, 19 April 2019

Pembunuh Sopir Taksi di Klender Tewas Gantung Diri

Jumat, 2 Mei 2014 — 11:24 WIB

PUSKOMINFO – Setio Haryadi, 24 tahun, pembunuh Muhtadin, 49 tahun, sopir taksi, di flyover Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, ditemukan tewas di sel tahanan Mapolsek Metro Duren Sawit. Dia mengakihri hidupnya dengan cara gantung diri.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Mulyadi Kaharni, membenarkan peristiwa itu. “Kejadiannya Jumat (2/5/2014) dini hari, dia nekat gantung diri diduga stres,” ujar Kapolres kepada wartawan, Jumat 2 Mei 2014.

Kapolres menjelaskan, dari hasil olah tempat kejadian perkara ditemukan baju yang dililitkan ke kabel listrik di plafon. Baju tersebut digunakan Setio untuk menjerat lehernya.

“Saat kejadian tidak ada tahanan yang tahu, karena peristiwanya terjadi ketika tahanan yang lain sedang tidur,” kata Mulyadi. Saat ini jasad Setio sudah dilarikan ke rumah sakit.

Seperti diketahui, Setio Haryadi nekat merampok dan membunuh Muhtadin, sopir taksi bernomor polisi B 1244 BTC di atas Flyover Klender, Durensawit, Jakarta Timur, pada Selasa 22 April 2014 lalu. Pengakuan tersangka, ia nekat merampok karena tidak memilik uang. Dia menikam sopir taksi itu sebanyak 20 kali hampir di seluruh tubuhnya.

Setio yang datang dari kampung halaman diketahui sudah berada di Jakarta empat hari. Selama itu, dia belum memiliki pekerjaan.

Di Jakarta, Setio hidup menggelandang karena sudah mulai kehabisan uang. Dia sempat membawa kabur uang Muhtadin sebesar Rp200 ribu.

(humas polda/sir)