Friday, 23 August 2019

Kios Lorong 103 Koja Masih Sepi Pedagang

Sabtu, 3 Mei 2014 — 16:22 WIB
sepi2

KOJA (Pos Kota) – Meski resmi dibuka sejak Kamis (24/4) lalu, namun  kios Blok B Lokbin Lorong 103, Koja, Jakarta Utara, masih  sepi pedagang. Ratusan kios yang ada di lantai tiga itu terlihat masih tutup, padahal salah satu klausul perjanjian, pedagang dalam waktu 2 x 24 jam setelah menerima kunci harus mengisi kios.

Pantauan di lapangan, Sabtu (3/5) siang, kios yang diberikan secara cuma-cuma itu, sebagian besar belum ditempati oleh para pedagang. Namun, dari 3 lantai dengan jumlah keseluruhan kios 224 unit, baru lantai dasar saja yang sebagian besar diisi. Untuk lantai 2 baru beberapa pedagang yang membuka kios, sedangkan lantai 3 seluruhnya masih terlihat kosong.

Kepala UP Lokbin Provinsi DKI Jakarta, Orada Sinurat, mengatakan saat ini proses pengundian sudah selesai dilaksanakan. Dari 224 kios, 89 di antaranya diberikan pada pedagang prioritas. Sedangkan sisanya yakni 135 diperebutkan sebanyak 220 pedagang dengan cara diundi.

“Pada saat pengundian waktu itu ada sekitar  198 pedagang yang mendaftar, 22 lain yang tidak datang dan langsung  anggap jatah kiosnya hangus,” kata Orada Sinurat.

Terkait masih kosongnya sebagian besar kios lokbin, Orada mengatakan pedagang masih diberi waktu hingga Kamis (8/5) nanti. Jika batas waktu yang ditentukan belum juga ditempati,  kios tersebut akan  disegel dan kunci  ditarik untuk diberkan kepada pedagang lain.

“Saya berharap, mudah-mudahan sebelum batas waktu yang ditentukan itu para pedagang membuka kiosnya sehingga nanti tidak akan diberikan kepada yang lain,” ujarnya. (wandi/yo)

Teks foto: Kios Lorong 103 yang kondisinya sepi karena belum ditempati oleh pemiliknya. (Wandi)