Friday, 21 September 2018

Gudang Obat Palsu di Bandung Digerebek

Senin, 5 Mei 2014 — 13:46 WIB
obat-palsu-2

BANDUNG (Pos Kota) – Gudang obat palsu di Jalan Babakan Surabaya, Kota Bandung, digerebek petugas Sat Narkoba, Polrestabes Bandung, Minggu malam. Sebanyak 200 ribu butir obat palsu jenis karisoprodol yang siap dipasarkan berhasil disita.

Bandar obat Kusyanto dijebloskan ke penjara, sedang temannya W kabur. “200 ribu butir obat senilai Rp 41.800.000. Kusyanto sudah jadi tersdangka,“ kata Kapolrestabes Bandung Kombes Mashudi, Senin (5/5).

Mashudi mengatakan, terungkapnya gudang obat diduga palsu ini berawal laporan masyarakat.

Petugas Sat Narkoba Minggu malam sekitar pukul 18.30 wib menurunkan tim dan menggerebek gudang tersebut. Ketika tim masuk gudang, didapat tiga karung plastik berisi 209 bungkus tablet putih. Dari hasil pemeriksaan, terang Mashudi, tersangka mengaku barang tersebut berupa obat palsu. “Kami mengamankan tersangka Kusyanto termasuk barang bukti.”

Dalam pemeriksaan, Kusyanto mendapat barang dari temanya W yang kabur. Dia membeli per kilogram Rp 200 ribu. Barang bentuk tablet putih jenis karisopodol dibungkus plastik putih dengan berat per bungkus setengah kilogram. “ Obat dijual ke pasaran di kota Bandung. Kami sudah beroperasi selama tiga bulan,“ aku tersangka.

Kapolrestabes Bandung Mashudi menambahkan, obat karisopodol izin edarnya sudah dicabut oleh Balai Besar pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI. Tersangka menjualnya kembali Rp 200 ribu per bungkus.

“Kalau obat itu dikalikan dengan total barang bukti yang disita mencapai Rp 41.800.000. Satu bungkus berisi 885 butir. Total barang bukti yang disita 200 ribu butir karisoprodol yang membahayakan jantung,” aku Mashudi.

Tersangka dikenakan pasal 196 UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman di atas lima tahun penjara.
(dono/sir)