Thursday, 20 September 2018

Kaum Ibu Harus Bisa Periksa Payudara Sendiri

Kamis, 8 Mei 2014 — 0:10 WIB
sadari2

CAKUNG (Pos Kota) – Kaum ibu harus lebih memahami cara pemeriksaan dini kanker payudara. Hal ini sebenarnya mudah dan bisa dilakukan sendiri melalui Sadari (periksa payudara sendiri). “Melalui Sadari, maka bisa kanker payudara bisa diketahui seara dini,” kata Ketua TP PKK Jakarta Timur Hj. Yenni Apsari Krisdianto saat sosialisasi kanker payudara dan SADARI di Ruang Pola Kantor Walikota Jakarta Timur, Rabu (7/5).

Karyawati Pemprov DKI Jakarta, khususnya karyawati Kantor Walikota Jakarta Timur maupun ibu-ibu PKK, sangat penting mendapatkan pengetahuan terkait kanker payudara dan deteksi dini.

“Kanker payudara merupakan jenis kanker tertinggi diantara perempuan di Indonesia demikian juga dengan angka kematian yang tinggi. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan para ibu-ibu sehingga penyakit ini baru diketahui sesudah dalam stadium lanjut,” katanya.

Walikota HR Krisdianto mengatakan melalui program Kartu Jakarta Sehat (KJS) berupaya agar pasien kanker mendapatkan layanan pengobatan yang baik sesuai standar medis, meskipun biaya pengobatan kanker itu tidak murah. Tetapi harus kita sadari bersama, berapapun besarnya anggaran KJS yang dikeluarkan untuk pengobatan kanker, bukanlah merupakan solusi tunggal dalam pengendalian kanker,” katanya.

Walikota mengatakan, berdasarkan pernyataan dari Kementerian kesehatan RI, sebanyak 70 persen pasien kanker datang berobat saat sudah dalam stadium lanjut, sehingga peluang untuk bisa tetolong sangatlah kecil. Padahal menurutnya, jika pasien datang lebih dini, akan mendapatkan layanan baik melalui program KJS atau JKN dan mendapatkan pengobatan yang sesuai standar sehingga peluang hidup jauh lebih besar, bahkan bisa sembuh. (chotim/yo)

Teks foto: Suasana sosialiasi deteksi dini Kanker Payudara di Jaktim. (chotim)