Saturday, 22 September 2018

BPJS Ketenagakerjaan Bidik PNS Jadi Peserta

Sabtu, 10 Mei 2014 — 11:14 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan gencarkan kepesertaan baru dengan  membidik pegawai negeri sipil (PNS) di seluruh Indonesia.

Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi BPJS Ketenagakerjaan Agus Supriadi   mengatakan, PNS menjadi  sasaran kepesertaan, karena selama ini belum mendapatkan perlindungan untuk kecelakaan kerja dan kematian.

“PNS baru mendapat perlindungan kesehatan dan pensiun. Jadi dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, perlindungannya semakin komplit. Karena itu kami mengapresiasi sejumlah  pemerintah daerah yang sudah mendaftarkan pegawainya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” kata Agus, dalam keterangan tertulisnya, usai menyerahkan santuan Jaminan Kematian kepada ahli waris PNS Kota Sorong, di Sorong, Papua Barat, Sabtu (10/5).

Menurutnya, pemerintah Kota Madya Sorong, Papua Barat telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan mendaftarkan 3.900 pegawainya sejak Maret 2014.

“Kita berterima kasih kepada pemerintah Kota Sorong yang sudah peduli kepada PNS-nya, sehingga mengikutkan mereka menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk tiga program,  jaminan kematian (JKM), jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan hari tua (JHT). Ini luarbiasa, kepedulian Pemkot Sorong melindungi PNS-nya,”
ujar Agus.

Adapun premi yang dibayarkan kepada ahli waris PNS tersebut  lebih dari Rp800 juta untuk tiga program jaminan kematian (JKM), jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan hari tua (JHT).

Agus berharap, Pemkot Sorong terus membantu BPJS Ketenagakerjaan melakukan sosialiasi kepada perusahaan-perusahaan agar menjadi peserta dan patuh terhadap regulasi yang ada.  “Kalau di DKI Jakarta, Gubernurnya telah mengeluarkan instruksi jika ada kegiatan usaha maka mereka harus menunjukkan bahwa pekerjanya sudah dilindungi oleh jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan,” kataya.

Sementara itu, Sekda Kota Sorong HE Sihombing menegaskan akan terus membantu BPJS Ketenagakerjaan dalam peningkatan peserta. “Sudah ada kerja sama dengan dinas tenaga kerja untuk mengimbau agar perusahaan yang ada di Kota Sorong mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” jelas dia. (tri/yo)

Foto: Istimewa