Saturday, 25 March 2017

Melawan Saat Ditangkap, Residivis Ditembak

Sabtu, 10 Mei 2014 — 11:53 WIB

SERANG (Pos Kota) – Dua gembong pencurian motor asal Kecamatan Cibaliung, Kab. Padeglang diringkus Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polres Serang, satu diantaranya tersungkur diterjang timah panas, kemarin. Tersangka Nur, 32, terpaksa ditembak kaki kanannya karena melakukan perlawanan saat ditangkap. Sedangkan tersangka lainnya yaitu Jar, 30, luput dari penembakan karena pasrah.

Kedua tersangka ditangkap saat akan menjual motor hasil curian kepada salah seorang pandah di daerahnya. Dari keduanya disita barang bukti 3 unit sepeda motor dan satu kunci letter T.

“Kami terpaksa melakukan tindakan keras karena tersangka Nur melakukan perlawanan. Kita lumpuhkan setelah kami berikan tembakan peringatan namun tidak digubris,” tutur AKP Rensa S. Aktadivia, Kasat Reskrim Polres Serang, Sabtu (10/5).

AKP Rensa Sastika Aktadivia menyatakan, kedua tersangka merupakan tersangka curanmor spesialis motor parkiran. Mereka telah melakukan aksinya sebanyak 10 kali di sejumlah lokasi di wilayah hukum Polres Serang. Bahkan tersangka Nur merupakan residivis pernah ditangkap Satuan Reskrim Polres Pandeglang dalam kasus serupa.

“Tersangka Nur pernah masuk penjara dalam kasus yang sama di wilayah Polres Pandeglang,” jelas Rensa didampingi Kaurbinops, Iptu Bala Putra Dewa.

Dikatakan Rensa, motor hasil curian itu kemudian dijual kepada warga dengan harga Rp2,5 sampai Rp3 juta per unit. “Tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” katanya.

Tersangka Nur, mengaku dirinya berperan sebagai pemetik (eksekusi motor), sedangkan Jar sebagai joki motor curian. “Kalau Jar sebagai joki yang mencari sasaran. Setelah lihat motor diparkir langsung saya bergerak mengambil,” ujar Nur.

Setelah berhasil menggasak curiannya, kedua tersangka bertemu di tempat yang sudah direncanakan dan langsung membawa motor hasil curiannya ke Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandelang. “Rencananya mau dijual, tapi belum sempat keburu ditangkap,” kata Nur. (haryono/yo)

Foto: Ilustrasi