Tuesday, 16 July 2019

Michelle Obama “Sangat Marah dan Amat Sedih”

Sabtu, 10 Mei 2014 — 22:26 WIB
U.S. first lady Michelle Obama speaks as she presents the 2014 National Medal for Museum and Library Service at the White House in Washington

WASHINGTON –  Michelle dan suaminya Barack Obama “sangat marah dan amat sedih” karena penculikan lebih 200 anak pada tanggal 14 April lalu an belum terbebaskan hingga kini.

Michelle Obama-BBOG

Michelle Obama melakukan “demo” menuntut agar anak-anak yang diculik di Nigeria agar dikembalikan.

Berbicara menjelang Hari Ibu Amerika hari Minggu 11 Mei, Michelle mengatakan anak-anak perempuan tersebut mengingatkan dirinya dan suaminya tentang anak-anak perempuan mereka sendiri.

“Apa yang terjadi di Nigeria adalah suatu kejadian yang ada kaitannya dengan yang lain. Ini adalah cerita yang kita lihat setiap hari dimana anak perempuan mempertaruhkan kehidupannya untuk mencapai cita-cita,” katanya.

Ibu negara Amerika Serikat Michelle Obama mengatakan penculikan massal murid perempuan Nigeria adalah bagian dari rencana besar ancaman dan intimidasi.

Dia mengatakan “ini adalah masalah yang dihadapi anak-anak perempuan dunia yang ingin mendapatkan pendidikan”.

Menyambut hari ibu di Amerika, Ibu Negara berbicara pada pidato mingguan, bukannya presiden Obama.

BBC menyebut, hal yang tidak biasa dilakukan bagi istri presiden (AS) berbicara tentang kebijakan luar negeri secara terbuka.

Tetapi Michelle sedang berusaha membebaskan para murid sekolah Nigeria ini.

Dia menyebut murid perempuan dan pegiat Pakistan, Malala Yousafzai, yang ditembak dan dilukai Taliban karena membela hak anak perempuan mendapatkan pendidikan.

Kelompok Islamis Boko Haram mengakui melakukan penculikan.
Pemimpin Boko Haram telah mengatakan bahwa kelompok itu berniat “menjual” siswi-siswi tersebut.

Ketidakmampuan pemerintah Nigeria menyelamatkan siswi-siswi itu hampir sebulan setelah mereka diculik Boko Haram, telah menimbulkan kemarahan dunia.

Amerika dan beberapa negara lain telah mengirim tim teknis untuk membantu pemerintah Nigeria melakukan upaya pencarian. – bbc/VoA/d