Friday, 23 August 2019

Tidak Ditempati Pemilik

33 Kios di Lorong 103 Akan Diserahkan ke Pedagang Kaki-5

Senin, 12 Mei 2014 — 23:54 WIB
halkios2812

KOJA (Pos Kota)-Sebanyak 33 unit kios di Blok B Lokbin Lorong 103, Koja, setelah disegel karena belum ditempati pemiliknya akhinya diambil alih oleh UPT Lokbin Provinsi DKI Jakarta, Senin (12/5). Kios-kios yang disita itu akan diberikan kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang aktif berdagang di lokasi tapi tidak mendapat jatah.

Pengambilalihan ini dilakukan karena Rabu (7/5) lalu, kios pemilik tak mau menempatinya. Kepala UPT Lokbin Provinsi DKI Jakarta, Orada Sinurat, mengakui pihaknya menyita 33 kios karena pemilik sampai saat ini tidak ada itikat baik mengurus kios setelah di segel.

“Hingga batas waktu yang sudah kami tentukan tida ada satupun yang mengurus, akhirnya kios itu kami ambil alih. Sedangkan pada 20 pemilik kios yang sempat minta penangguhan, beberapa diantara sudah mengurus dan sisanya hingga Minggu kini masih kita tunggu,” ujarnya, Senin (12/5).

Dikatakan oleh Orada, pada saat pengundian kios, Kamis (24/4) lalu, hanya 198 dari 220 PKL yang datang. Dari jumlah itu memperebutkan 135 kios tersisa dari 224 jumlah keseluruhan kios di Blok B Lokbin Lorong 103. Sedangkan 89 lain dialokasikan tanpa pengundian bagi PKL prioritas.

“Kami sedang mendata, bila mereka termasuk yang daftar tunggu, pemindahan kepemilikan kios bisa segera diproses. Mereka irtu rata-rata pedagang yang aktif berjuaran di lorong 103,” tegasnya.

Camat Koja, Rahmat Effendi, mengatakan pihaknya melakukan tindakan persuasi terhadap sejumlah PKL yang aktif berdagang di sekitar Jl Lorong 103. Akan tetapi, terkait kelanjutan nasib para PKL, dirinya berharap pihak UPT dapat memberi solusi pada mereka.

“Di wilayah kami hanya mendukung, karena mereka yang merelokasi, saya harap ada solusi yanh diberikan pada PKl yang tidak kebagian kios. Saya juga berharap pada pengalihan nanti juga berjalan lancar tanpa ada kendala apapun,” tandasnya. (Wandi)

Foto ilustrasi