Tuesday, 25 September 2018

Mengaku Dianiaya Asisten Manajer

Belasan Karyawan Geruduk Kantor Polres Serang

Senin, 12 Mei 2014 — 20:59 WIB
buruh

SERANG (Pos Kota) – Belasan buruh PT Woojin, menggeruduk Mapolres Serang, Senin (12/5). Kedatangan buruh pabrik sepatu di Kec. Ciruas, Kab. Serang ini bukan untuk melakukan aksi demo, melainkan mengadukan tindakan Yul, assisten manager perusahaan yang dituduh telah menganiaya 11 buruh.

Sebelumnya, kasus yang menimpa 11 karyawan produksi ini telah dilaporkan ke Polsek Ciruas pada 5 Mei 2014. Namun hingga kini belum ada kejelasan terkait perkembangan kasus ini. Mereka yang jadi korban penganiayaan adalah Nurhayati, Ayuna, Sri Sobariah, Geri, Jubaedah, Elva Rismawati, Kurnaeti, Haeriyah, Maemunah, Rumayah dan Mulkan.

Elva sebelum memasuki gedung Satreskrim Polres mengatakan, dia dan 10 temannya diperlakukan tidak adil oleh Yulianingsih. ” Setiap hari kami diperlakukan tidak adil. Bahkan dibentak-bentak dengan perkataan dan perlakukan yang tidak etis,” kata Elva.

Oleh karena itu, terang Elva, dia dan 10 temannya meminta Polres Serang mengusut tuntas kasus tersebut. Dan menghukum seadil-adilnya peristiwa penganiayaan yang dilakukan Yulianingsih. “Kami juga mendesak agar Yul tidak lagi berada di PT Woojin. Sebab keberadaannya hanya membuat buruh-buruh menderita,” tukasnya.

Menurut Sekretaris DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) Banten Puji Santoso bahwa kekerasan yang dilakukan oleh Assisten Manager, Yul sudah diluar batas kewajaran dalam konteks hubungan industrial. Karena sudah melanggar norma-norma yang ada.

“Maka demi mewujudkan kesejahteraan dan kenyamanan dalam bekerja perlakuan seperti ini musti dihentikan dengan cara pidana, dan kami berharap dari Kepolisian cukup respect dalam menyelesaikan modus kejahatan ini,” kata Puji.

Kasat Reskrim Polres Serang, AKP Rensa Aktadivia kepada wartawan membenarkan bahwa kasus ini sedang ditangani Polsek Ciruas. “Kedatangan mereka hanya menanyakan saja. Supaya kasusnya diselesaikan. Kasusnya sendiri sedang ditangani Polsek Ciruas,” pungkasnya. (haryono)