Thursday, 15 November 2018

MUI Sayangankan Presiden SBY Tak Koordinasi dengan Presiden Myanmar

Senin, 12 Mei 2014 — 17:32 WIB
MUI-Halal-n

JAKARTA (Pos Kota) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Myanmar tidak
membicarakanmuslim Rohingya dengan Presiden Myanmar U Thein Sein.

Demikian disampaikan Ketua Umum MUI Din Syamsuddin di Jakarta, Senin (12/5) usai memimpin rapat dengan pimpinan organisasi
kemasyarakat (Ormas) Islam yang tergabung dalam Forum Ukhuwah Islam Islamiyah (FUI). Rapat itu khusus membahas nasib umat Islam di
Myanmar, Mesir, Nigeria dan Afrika Tengah yang menjadi korban kekerasan.

Menurut Din, Indonesia sebenarnya memiliki momentum untuk menyelesaikan masalah Rohingya di Myanmar saat menjadi pimpinan ASEAN.
“Saat itu, Indonesia bisa membicarakan khusus masalah ini dengan presiden Myanmar, termasuk meminta negara anggota ASEAN mendesak
Myanmar untuk menghentikan tindakan diskriminasi terhadap muslim Rohingya,” tutur Din.

Menanggapi pemerintah Indonesia yang telah memberikan bantuan 1 juta dolar Amerika Serikat (AS) untuk membangun sekolah di dua
komunitas muslian Myanmar, Din mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah pemerintah dengan memberikan bantuan pendidikan, tapi tidak
sekadar itu yang penting bagaimana menyelesaikan persoalan yang dihadapi muslim Rohingya.

Dalam pernyataan sikapnya, FUI mengecam keras penindasan atas muslim Rohingya di Provinsi Rakhine Myanmar, dan perlakukan pemerintah
Myanmar yang tidak mengakui mereka, adalah bentuk pelanggaran HAM yang berat, dan bentuk ketidakadilan yang nyata.

“Karena itu, kami mendesak pemerintah negara-negara ASEAN,organisasi kerjasama Islam dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk
mendesak pemerintah Myanmar mengakhiri tragedi kemanusiaan Rohingya dengan memberi status kewarganegaraan kepada etnis Rohingya,” ujar
Din. (johara)

  • astrid

    KTT ASEAN kan pasti udh ada agendanya. Ga dibahas dalam forum bukan berarti ga peduli