Monday, 19 November 2018

Banyak Kurang Tepat Sasaran

Mentan Usulkan Subsidi Pupuk Dicabut

Senin, 19 Mei 2014 — 8:36 WIB
mentan-sub

JAKARTA (Pos Kota)-Menteri Pertanian (Mentan),  Suswono,  menilai subsidi pupuk bagi petani yang dilakukan pemerintah sebesar Rp 18 triliun ternyata banyak yang tidak tepat sasaran. Karena itu di berharap subsidi ini dihilangkan saja untuk diganti dengan program lain seperti infrastruktur pertanian semacam irigasi dan sebagainya.

“Banyak petani yang justru tidak menikmati program subsidi pupuk dari pemerintah ini,” katanya dalam diskusi dengan Forum Wartawan Pertanian bertajuk “Mencari Pemimpin yang Pro Pertanian” di Bogor.

Menurut Suswono, subsidi pupuk saat ini tidak efektif. Justru yang menikmatinya pihak lain yang tidak menikmati uang rakyat seperti industri pupuk.

Dari Rp 18 triliun subsidi yang saat ini dialokasikan saat ini ternyata masih dirasa kurang akibat kurang tepat sasaran. Karena itu jika dana Rp 18 triliun tersebut bisa dimanfaatkan untuk jaminan harga, perbaikan infrastruktur maka hasilnya akan lebih bermanfaat.

Sementara itu Enny Sri Hartati Direktur Institute for Development and Finance (INDEF) Enny mengaku tidak setuju jika subsidi pupuk dihapus. Dia berpendapat agar subsisi tetap dilakukan tetapi pelaksanaannya harus diperbaiki guna mencegah kebocoran.

Misalnyua, pemerintah harus memperbaiki mekanisme distribusi pupuk antara lain dengan mengubah sistem rayonisasi. Sistem rayonisasi ini yang harus ditinjau ulang sehingga petani tidak dirugikan saat ada masalah di lintas kementerian.

Sistem rayonisasi adalah penyaluran pupuk ke berbagai daerah, di mana bagi wilayah pertanian yang terjadi kekurangan pupuk tidak diperkenankan meminta kepada pabrik pupuk lain, melainkan harus meminta kepada pabrik pupuk yang bersangkutan. Tujuannya agar tidak akan terjadi lagi tumpang tindih tanggung jawab serta perebutan pasokan pupuk.

(faisal/sir)