Friday, 24 November 2017

Penghuni Rusun Tidak Miliki KTP Didata

Jumat, 23 Mei 2014 — 6:32 WIB
Rusun Pulogebang-n

JAKARTA (Pos Kota) – Pendataan terhadap penghuni rumah susun tengah dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Hal ini dilakukan agar penghuni nantinya memiliki KTP sesuai dengan domisili tempat tinggal mereka.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Purba Hutapea mengaku pendataan telah berlangsung hampir sebulan terakhir. “Ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penghuni rusunawa yang tidak memiliki KTP DKI. Kalau masih ada, selain melanggar aturan, juga tidak mencapai sasaran,” kata Purba, Jumat (23/5).

Pendataan KTP penghuni rusun dilakukan di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara. Lalu di wilayah Jakarta Timur, pendataan dilakukan di Rusunawa Pinus Elok, Rusunawa Komarudin dan Rusunawa Pulogebang. Untuk Jakarta Barat, pendataan KTP dilakukan di Rusunawa Flamboyan.

Total penghuni yang ada didata KTP diperkirakan ada sebanyak 6.000 jiwa. Dari jumlah tersebut, Dinas Dukcapil DKI baru mendata dan memindahkan alamat KTP penghuni sesuai dengan alamat rusun sekitar 2.100 jiwa.

Memang masih banyak lagi penghuni yang harus didata, tetapi Purba menegaskan pelayanan pendataan KTP dapat rampung bulan depan. Sebab, Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menargetkan pada Juni, semua penghuni rusun sudah memiliki KTP DKI dan alamat sesuai dengan alamat rusun domisili merekam.

Lalu bagi warga yang tidak memiliki KTP DKI, melainkan KTP daerah lain, akan dilayani untuk pembuatan KTP DKI. Asal mereka. Mau datang ke RT dan RW di rusun tersebut untuk mendapatkan surat pengantar. Lalu ke kelurahan untuk foto dan pengurusan administrasi KTP.

Sedangkan bagi penghuni rusun yang menyewa dari pemilik asli yang memiliki surat perjanjian (SP), atas perintah Wakil Gubernur DKI, Dinas Dukcapil diizinkan untuk melakukan pemutihan. Artinya, hak sewa rusun akan dipindahkan kepada orang yang disewakan oleh penghuni pemilik SP. Sehingga penghuni aslinya tidak lagi dapat memiliki rusun tersebut.(guruh)