Wednesday, 24 July 2019

Tidak Mau Perbaiki Jalan, Warga Demo Kades

Rabu, 28 Mei 2014 — 6:44 WIB
kadesdemoi

BEKASI (Pos Kota)-Menolak tandatangan persetujuan pembangunan proyek jalan, rumah kepala desa (Kades), diunjuk rasa ratusan warga, Selasa (27/5).

Pengunjuk rasa yang datang dari dua kampung mengepung rumah M Asdi, Kades Karangsegar Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, “Kami ingin Kades, segera menandatangani surat persetujuan,” ujar Arai, 35, warga Kampung Kura-kura, Desa Karangsegar.

Dia menuturkan sudah puluhan tahun jalan yang menghubungan Kampung Kura-Kura dan Pisang batu, rusak parah, “Kalau hujan becek, kalau panas debu dan ngebul,” lanjut Arai.

Aksi unjukrasa yang dilakukan ratusan warga itu, puncak dari kekesalan melihat kondisi jalan rusak parah sepanjang 5 Km, saat ada bantuan perbaikan dari Provinsi Jawa Barat, Kades tidak mau membuat persetujuan dan menolak menandatangani berkas.

“Proyek melalui program PNPM itu mestinya sudah jalan bulan ini, namun Kades tidak mau menandatangani jadi kami kecewa,” ujar Sunjaya, 34, warga yang berunjuk rasa di rumah kepala desa.

Sunjaya menyebutkan ada 3.000 jiwa yang tinggal di dua kampung,dan saat ini kondisi jalannya rusak.Aksi unjuk rasa dilakukan ratusan warga dari dua kampung dengan mendatangi rumah kepala desa dan berorasi. Namun Kades, tidak menemui warga, akhirnya pengunjuk rasa berkumpul di depan pagar rumah kepala desa dan berorasi meminta kepala desa segera menandatangani surat bantuan dari provinsi untuk perbaikan jalan tersebut.

Sedangkan M Asdi, Kades Karangsegar, mengatakan, dirinya akan mengevaluasi pelaksanaan PNPM tahun sebelumnya, karena pertanggungjawabannya tidak jelas, “Harus dimusyawarhkan dulu, programnya tidak langsung menentukan sendiri,” jelas Asdi.. (Saban)

Teks:Suasana aksi unjukrasa di rumah Kepala Desa Karangsegar, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. (Saban)