Friday, 21 September 2018

Banyak Hari Libur, PNS Bogor Banyak Bolos

Jumat, 30 Mei 2014 — 4:25 WIB
PNS. (ist)

PNS. (ist)

BOGOR (Pos Kota) –  Sejumlah PNS di lingkungan Pemkab Bogor memanfaatkan hari  libur ‘kejepit’  Israkh Miraj 27 Mei dan Kenaikan Isa Al Masih 29 Mei untuk mengajukan cuti liburan. Bahkan ada pula yang sengaja bolos dengan menafaatkan hari libur ‘kejepit’ agar dapat  memiliki waktu panjang liburan.

Fakta ini dilontarkan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan  (BKPP) Kabupaten  Bogor Aty Gumiaty  yang dihubungi Pos Kota Kamis. “Saat kita sidak pada  Senin (26/5) dan Rabu (28/5)  di sejumlah Satuia Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tercatat 15  PNS  tak masuk kerja. Sebagian mengajukan cuti, sakit dan lainnya bolos untuk memanfaatkan libur ‘kejepit’ yang jarang ada” katanya.

Kebanyakan PNS yang tidak  masuk kerja ditemukan saat sidak di bagian Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor sebanyak tujuh orang. “Sudah pasti kita berikan surat teguran sesyau PP No. 53 Tahuan 20190 tetangan displin PNS  lewat kepala SKPD-nya.  Sanksinya kita akumulasikan dari absensi sepanjang tahun ini. Bisa dikenakan sanksi administrasi hingga penundaan kenaikan golongan atau jabatan,” katanya.

Banyak PNS yang bolos memanfatakan libur “kejepit”  setidaknya berpengaruh terhadap pelayanan kepada publik. Seperti terjhadanya antrian panjang di loket Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bogor di Jl. Bersih. Cibinong pada Rabu kemarin. Sejumlah warg yang hendak mengurus KTP, akte kelahiran, surat pindah dan lainnya hanya dilayani oleh pelajar SMA yang sedang magang.

“PNS digaji dari duit rakyat  untuk melayani rakyat, malah kita dilayani pelajar yang masih bau kencur dan belajar. Untung setelah kita protes, PNS baru mau melayani kami,” ucap Woko, warga Perum Pesona Cilebut saat mau mengurus akte kelahiran putri keduanya. (iwan/d)

Foto ilustrasi