Thursday, 22 February 2018

Suami Pembunuh Istri Dikenal Tempramental

Minggu, 1 Juni 2014 — 14:58 WIB
tsk-sub

TANGERANG (Pos Kota) – Wasuri,36 suami yang tega menusuk istrinya, Ny. Fatehah hingga tewas dikenal tempramental oleh keluarganya. Pria asal Pekalongan, Jawa Tengah itu acap kali sering terlihat bertengkar dengan sang istri. Pemicunya pun masalah sepele, mulai dari kesenjangan ekonomi dengan istrinya hingga cemburu buta.

“Masuri merasa tertekan karena selama ini istrinya yang menjadi tulang punggung keluarganya. Selain itu, istri yang merasa memberi nafkah sering melawan jika ditegur suaminya karena terlambat pulang ke rumah usai berdagang dipasar, ungkap Jasuri, 40, kakak tersangka.

Jasuri menjelaskan, sejak usaha yang dijalani Masuri yakni berdagang sayuran terhenti akibat terlilit utang. Bapak dua orang anak itu memang sering terlihat murung. Tekanan ekonomi yang dihadapi Masuri pun bertambah sejak dirinya menjual rumah dan mobil untuk menutupi utang modal usahanya tersebut.

“Sudah satu tahun terakhir Masuri berubah menjadi pendiam, “ujar Jasuri.

Selain masalah ekonomi, penyebab murungnya Masuri juga disebabkan seringnya bapak dua orang anak itu melakukan pesugihan dengan mendatangi sejumlah dukun agar usaha dagang kembali lancar. Namun ternyata usahanya itu ternyata sia-sia.

“Masuri memang sering mendatangi orang pintar agar usahanya kembali sukses. Itu diketahui keluarga setelah sering melihat Masuri menabur bunga 7 rupa di dalam rumahnya,” kata kakak tersangka.

Kakak tersangka mengaku tak menyangka jika adiknya itu tega membunuh istrinya. Bahkan keluarga hingga kini belum mengetahui pemicu pertengkaran yang mengakibatkan tewasnya istri Masuri. Meski demikian, dirinya menyerahkan sepenuhnya proses hukum terhadap Masuri.

“Keluarga hanya bisa pasrah menerima semuanya. Saat ini kami fokus untuk membawa jenazah Fatehah untuk dimakamkan di kampung halamannya di Pekalongan,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa tewasnya Ny. Fateha,32, ibu dua anak yang ditusuk suaminya itu terjadi Kampung Nalagati, RT 04/05, Kelurahan Mekar Bhakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Minggu (01/5) dinihari.

Saat itu sejumlah warga yang tengah bermain bulu tangkis terkejut ketika melihat korban berlarian keluar rumah dengan berlumuran darah. Warga disekitar lokasi kejadian pun langsung mengamankan Wasuri, suami korban, untuk diserahkan ke kantor polisi.

(imam/sir)