Monday, 12 November 2018

Prabowo-Hatta Janji Wujudkan Kesejahteraan Sesuai Pancasila

Rabu, 4 Juni 2014 — 19:59 WIB
Prabowo-Hatta-n

JAKARTA (Pos Kota) – Bila terpilih, Prabowo Subianto – Hatta Rajasa akan membuat kesejahteraan rakyat yang benar-benar sesuai Pancasila. Selama ini kita begitu tega, orang keleleran di pinggir jalan, dibiarkan, fakir miskin dan anak yatim tidak sempat mendapat perhatian, padahal semua tanggung jawab negara.

“Ada orang mau meninggal karena kelaparan di pinggir jalan Ibukota, malah ada yang bilang siapa suruh ke Jakarta. Padahal, konstitusi kita, fakir-miskin dipelihara negara. Nanti, kalau Prabowo-Hatta terpilih, maka masalah rakyat seperti ini akan sangat diperhatikan,” kata anggota Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Dr Harry Azhar Aziz, di DPD RI, Rabu (4/6).

Harry menyatakan,aparat negara kita belum memperlakukan kaum lemah sesuai konstitusi UUD 1945. Padahal di negara kapitalis, seperti Amerika Serikat, kaum lemah sagat diperhatikan. Ia menceritakan pengalamannya saat di AS, ketika akan melahirkan anaknya, ia tak punya uang, tapi kemudian mendapat kemudahan dari kementerian sosial di sana, proses kelahiran itu gratis. “Negara kapitalis ternyata sangat Pancasilais, di sini malah sebaliknya,” ujarnya.

Harry juga menyatakan, Prabowo-Hatta mencanangkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, yakni 7 % diikuti dengan pemerataan. Pertumbuhan ekonomi sekitar 7 % dan menjaga kedaulatan pangan dengan tidak membiarkan barang impor bebas masuk ke Indonesia.

Subsidi BBM juga akan diatur seadil mungkin antara orang kaya dengan orang miskin. Kalau saat ini subsidi BBM itu mencapai Rp 300 triliun, dan 80 % untuk kelompok kaya dan sebaliknya untuk rakyat miskin hanya 20 %. “Bayangkan hotel mewah di Bali masih disubsidi pemerintah. Jadi, kita ini murah hati pada orang kaya, tapi pelit pada rakyat miskin,” tegasnya.

JOKOWI-JK
Sementara itu, anggota Tim Pemenangan Jokowi – JK, Arif Budimanta, menyatakan, calonnya kalau nanti terpilih akan mengumbar dana transfer ke daerah yang bisa menjadi lebih besar. Selama ini, hanya 30%, nantinya akan dibuat menjadi 50% yang dialirkan ke daerah.

“Dengan 50% dana ke daerah, maka akan membuat pertumbuhan lebih merata, daerah makin bergerak dan pertumbuhan itu bukan hanya tinggi, tapi juga merata yang ujungnya bisa mengurangi jurang kesenjangan social,” kata Arif.

Jokowi yang berpengalaman mengelola pemerintahan di tingkat daerah, diyakini akan mampu membuat perbaikan ekonomi itu. Jokowi akan mampu menggkoordinasikan pembangunan ekonomi dan juga meningkatakan kualitas hidup manusia Indonesia. “Jokowi bukan sekedar visi dan misi, tapi sudah banyak yang diterapkan, tinggal melanjutkan,” katanya. (winoto)

Prabowo-Hatta