Thursday, 17 August 2017

Petani di Indramayu Berebut Air

Kamis, 5 Juni 2014 — 5:48 WIB
taryani----02-Krisis-air-mulai-landa-Indramayu

INDRAMAYU (Pos Kota) – Di Jakarta tim sukses capres-cawapres sibuk berebut dukungan suara, di Desa Kedokan Gabus, Kecamatan Gabuswetan, Indramayu, Jawa Barat, ratusan petani sibuk berebut air irigasi untuk menyelamatkan tanaman padi dari ancaman kekeringan.

Krisis air irigasi pertanian di wilayah Indramayu sudah mulai dirasakan petani. Mereka khawatir tanaman padi mati kekeringan lantaran bangun tidur kaget melihat sawah sudah tak berair. Sehingga mereka terpaksa saling berebut sisa air irigasi seperti yang terjadi di Desa Kedokan Gabus.

Saluran air irigasi tersier yang kecil airnya diperebutkan oleh para petani dengan memasang mesin pompa penyedot air.

Samidi, 56 petani setempat mengemukakan, ancaman kekeringan kurang diantisipasi instansi terkait. Musim penghujan air melimpah terbuang begitu saja ke laut. Padahal, air itu dilain waktu dibutuhkan petani.

Petani berharap pemerintah membangun bendung karet agar ada stok air baku untuk petani.(taryani

Teks : Petani menggunakan pompa airi sawah

  • arya

    Antara timses capres dg petani di Desa Kedokan Gabus sepertinya ada kemiripan. Timses sibuk mendulang suara untuk kukuasaan di pundak, petani di Indramayu sibuk nyari air irigasi untuk atasi lapar di perut.