Monday, 24 September 2018

18 Puskemas Dijadikan RSUD Tipe D

Jumat, 6 Juni 2014 — 8:10 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Melayani kesehatan warga secara merata , Pemrov DKI Jakarta mengubah 18 puskesmas dari 44 puskesmas tingkat kecamatan menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emmawati, mengatakan Puskesmas tersebut dijadikan sebagai RSUD tipe D. “Kita tingkatkan menjadi tipe D agar mampu melayani warga dengan baik,”katanya, kemarin.

Rumah sakit tipe D adalah rumah sakit yang bersifat transisi dengan kemampuan hanya memberikan pelayanan dokter umum dan dokter gigi. Rumah sakit ini bisa menampung rujukan yang berasal dari Puskesmas.

”Dengan beralih fungsinya puskesmas menjadi rumah sakit tipe D, diharapkan bisa memudahkan masyarakat untuk berobat,”katanya.

Pada RSUD tersebut nantinya juga diberikan pelayanan dokter spesialis dan dokter umum.
Dien mengatakan, penurunan tersebut terjadi tidak lepas dari adanya kerja sama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di DKI dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

“Kerja sama menempatkan dokter spesialis di puskesmas yang ada di Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Terbukti ada penurunan rujukan, yang dulunya 13% sekarang jadi 4%,” kata Dien.

Adanya kerja sama FKUI RSCM dengan RSUD tersebut juga bisa dilakukan transfer tenaga spesialis, termasuk pasien yang bisa dirawat di RSCM atau RSUD dengan pelayanan yang sama seperti di RSCM.

Sebagi ujicoba, sejumlah puskesmas di Jakarta Pusat, Selatan, dan Timur juga sudah ditempatkan beberapa spesialis di puskesmas. Contohnya seperti di Puskesmas Jagakarsa yang terdapat 7 dokter spesialis. Namun, seluruh spesialis-spesialis itu baru ditempatkan di puskesmas kecamatan saja. (john)

Foto ilustrasi